Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo memperkuat upaya penanganan sampah melalui kolaborasi dengan Bank SulutGo, yang menyalurkan bantuan kendaraan angkutan sampah roda tiga, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Gorontalo, Rabu mengatakan hal tersebut pada silaturahmi bersama Pasukan Pengabdi Lingkungan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup ke-53 Tahun 2026 di Limboto.

Ia mengatakan bantuan tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah di daerah.

"Bantuan kendaraan angkutan sampah ini merupakan kontribusi nyata dalam mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah serta menjaga kebersihan lingkungan," kata Sofyan.

Ia menjelaskan bantuan CSR diserahkan untuk lima kelurahan di Kecamatan Limboto, yakni Hutuo, Kayubulan, Hunggaluwa, Dutulanaa dan Hepuhulawa.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor korporasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam penanganan persoalan lingkungan.

Sofyan mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 mengusung tema 'Saatnya Bekerja untuk Iklim', yang menekankan pentingnya aksi konkret dalam menghadapi perubahan iklim, termasuk melalui pengelolaan sampah yang lebih baik.

"Penanganan sampah merupakan salah satu bentuk aksi nyata dalam penerapan gaya hidup bersih yang harus terus kita dorong dan tingkatkan bersama," katanya.

Ia mengungkapkan persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Gorontalo.

Dari 19 kecamatan yang ada, layanan penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam baru mencakup lima kecamatan, yaitu Telaga, Telaga Biru, Limboto, Limboto Barat dan Tibawa.

Dengan cakupan layanan tersebut, rata-rata penanganan sampah di Kabupaten Gorontalo saat ini baru mencapai sekitar 27 hingga 30 persen.

Menurutnya rendahnya capaian itu dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, rendahnya partisipasi masyarakat, serta belum optimal nya regulasi yang mendukung pengelolaan sampah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan fasilitas pendukung, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penyempurnaan regulasi guna mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Sofyan juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Pekan Nasional Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Provinsi Gorontalo.

Ia mengatakan ajang berskala nasional itu diharapkan dapat membuka peluang investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Gorontalo.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pasukan Pengabdi Lingkungan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

"Saya berharap dengan dukungan sarana dan prasarana yang semakin memadai, kinerja para petugas dapat terus ditingkatkan sehingga pelayanan pengelolaan sampah kepada masyarakat menjadi lebih optimal," katanya.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026