Gorontalo (ANTARA) - Sebanyak enam penerbangan tambahan (extra flight) disiapkan untuk mendukung mobilitas peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII tahun 2026 yang akan digelar di Gorontalo.

Hal tersebut terungkap dalam rapat panitia persiapan penjemputan dan pendampingan tamu PENAS XVII yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Kamis.

Berdasarkan data Bandara Djalaludin Gorontalo, kedatangan tamu melalui jalur udara mulai berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026, menggunakan penerbangan reguler maskapai Batik Air, Garuda Indonesia, dan Lion Air.

Selama periode 17 hingga 20 Juni 2026, tercatat 10 penerbangan reguler dan enam penerbangan tambahan yang akan melayani kedatangan peserta dengan total 2.939 penumpang.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, meminta seluruh liaison officer (LO) untuk memastikan kesiapan pelayanan kedatangan peserta, termasuk koordinasi data penerbangan dan akomodasi.

“Sebelum pesawat terbang dari asal, LO harus sudah siap dan mengetahui jam kedatangan serta jumlah kontingen dalam penerbangan itu. Juga harus disiapkan penginapan di sekitar bandara untuk mengantisipasi kedatangan pesawat tengah malam,” kata Gusnar saat memimpin rapat.

Pada Kamis, 18 Juni 2026, terdapat dua penerbangan reguler yang dilayani Batik Air dan Lion Air, serta tambahan dua penerbangan ekstra masing-masing oleh Garuda Indonesia dan Lion Air.

Sementara itu, puncak extra flight terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026, dengan empat penerbangan tambahan. Batik Air dan Garuda Indonesia melayani rute Jakarta–Gorontalo, sedangkan dua penerbangan lainnya oleh Lion Air dari Makassar–Gorontalo.

Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo, Joko Harjani, mengatakan seluruh kursi penerbangan reguler maupun tambahan telah terisi penuh.

“Semua seat untuk penerbangan reguler dan extra flight sudah terjual dan full booking,” ujarnya.



Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026