Gorontalo (ANTARA) - Anggota DPR RI Rachmat Gobel mengunjungi langsung Desa Didingga, salah satu desa terdampak banjir bandang di Kecamatan Biau Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

"Kehadiran saya disini, terutama ingin melihat secara langsung dampak musibah banjir yang dialami masyarakat Kecamatan Biau, termasuk di Desa Didingga khususnya di pemukiman Komunitas Adat Terpencil (KAT)," kata Rachmat di Gorontalo, Sabtu.

Ia mengaku ingin melihat dan merasakan langsung kesulitan yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya KAT Didingga ada di desa yang sangat indah, sehingga ia berpikir secepatnya membantu pemerintah daerah untuk memperbaiki aliran sungai dan tanggul pengaman yang porak poranda karena banjir.

Termasuk berpikir memperbaiki desa dan rumah-rumah masyarakat yang mengalami kerusakan parah.

"Saya akan mengusahakan membantu mengatasi ini. Saya sudah berbicara dengan Sekretaris Daerah dan pihak Balai Sungai," katanya.

KAT Didingga berada di desa yang memiliki pemandangan sangat bagus dan subur. Desa ini kata dia, mesti dibangun, diperbaiki.

"Mudah-mudahan dengan perencanaan yang tepat, kita bisa membangun kembali desa ini dengan suasana yang bagus bahkan potensial menjadi desa wisata karena air sungainya sangat jernih, pemandangan bukit-bukit yang mengelilingi desa dan areal pertanian yang indah," kata Rachmat.

Ia datang didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa, Ketua DPRD Gorontalo Utara Dedy Dunggio dan beberapa anggota DPRD kabupaten, serta Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara Suleman Lakoro, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumitro Datunsolang, Kepala Bappeda Helmi Potutu. 

Kunjungan tersebut juga dihadiri Pemerintah Kecamatan Biau, serta Pemerintah Desa Didingga, Bualo dan desa terdampak lainnya, bahkan mantan Wakil Bupati Gorontalo Utara Roni Imran turut hadir mengunjungi masyarakat terdampak banjir.

Sekretaris Daerah Suleman Lakoro mengatakan pemerintah daerah menyambut baik kunjungan tersebut.

"Kunjungan Pak Rachmat Gobel bagi Gorontalo Utara khususnya di lokasi banjir Biau, membawa rahmat karena beliau sudah berjanji meminta usulan terkait bencana banjir dan dokumentasi, serta pihak Balai Wilayah Sungai sudah memasukkan proposal sekitar Rp105 miliar. Itu akan diperjuangkan Pak Rachmat di Kementerian Pekerjaan Umum. Jadi beliau membantu daerah untuk bantuan jangka pendek dan panjang," katanya.

Pemerintah daerah, kata dia, mensyukuri rezeki tersebut apalagi masyarakat terdampak menerima sejumlah bantuan secara langsung, seperti kasur alas tidur, serta akan ada bantuan perbaikan rumah dan cat yang akan diserahkan untuk segera memperbaiki pemukiman KAT.

Banjir bandang merendam lima desa di Kecamatan Biau pada Selasa (26/5) pukul 15.00 WITA, dengan ketinggian air mencapai jendela rumah serta berarus deras, yaitu Desa Luhuto, Bualo, Biau, Omuto dan Didingga.

Jumlah warga terdampak mencapai 3.500 orang, puluhan rumah dan jalan desa mengalami rusak parah.

Banjir terparah menerjang KAT Didingga yang merusak dan memporak porandakan 90 persen pemukiman tersebut.

Anggota DPR RI Rachmat Gobel didampingi pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Balai Wilayah Sungai dan DPRD Provinsi Gorontalo serta DPRD Gorontalo Utara, mengunjungi pemukiman KAT Didingga Kecamatan Biau. Pemukiman KAT merupakan salah satu wilayah terparah terdampak banjir bandang pada Selasa (26/5). Rachmat datang membawa bantuan dan melihat langsung kondisi desa yang rusak akibat banjir, pada Sabtu (13/6/2026). ANTARA/Susanti Sako 


Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026