Gorontalo (ANTARA) - Jajaran Bhayangkari bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui kegiatan bhakti sosial dan pelayanan kesehatan yang digelar di Desa Tamboo, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Rabu.
Bupati Bone Bolango Ismet Mile mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkari ke-74 dan HUT Bhayangkara ke-80 tingkat Kabupaten Bone Bolango.
"Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polres, dan Bhayangkari dalam memberikan pelayanan kepada warga," kata Ismet.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Bhayangkari dan Bhayangkara atas kontribusi dan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ismet, kepedulian yang ditunjukkan melalui kegiatan sosial dan kesehatan tersebut merupakan langkah mulia yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dan layanan kesehatan.
Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi semakin penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah, terutama di tengah kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Sinergi yang terbangun antara Pemkab, Polres, dan Bhayangkari menjadi modal sosial penting untuk menghadirkan pelayanan yang dekat, cepat, dan tepat sasaran bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Bone Bolango Ruwaida Ismet Mile mengatakan pihaknya mengapresiasi program sosial dan kesehatan yang secara langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian Bhayangkari dan Bhayangkara terhadap masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan sosial maupun pelayanan kesehatan.
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Bhayangkari dan Bhayangkara pada masa mendatang, terutama dalam program-program pemberdayaan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," kata Ruwaida.
Pewarta: Faradila AlimEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.