Gorontalo (ANTARA) - Bupati Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo Sofyan Puhi mendorong penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui pengembangan ekonomi syariah serta percepatan digitalisasi guna meningkatkan daya saing pelaku usaha di daerah tersebut.
Ia mengatakan ekonomi syariah dan transformasi digital menjadi instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
"Ekonomi syariah bukan lagi sekadar alternatif, tetapi telah menjadi salah satu pilar penting pembangunan ekonomi yang berkeadilan. Oleh karena itu, kolaborasi seluruh pihak harus terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Sofyan di Gorontalo, Sabtu.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo menempatkan pengembangan UMKM sebagai salah satu program prioritas pada tahun 2026.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp16 miliar yang dikelola oleh 12 organisasi perangkat daerah guna memperkuat berbagai program pemberdayaan pelaku usaha.
Menurutnya penguatan UMKM perlu dibarengi dengan peningkatan literasi ekonomi dan keuangan syariah serta pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha.
Ia berharap pelaku UMKM semakin memanfaatkan sistem pembayaran digital dan berbagai layanan berbasis teknologi untuk memperluas akses pasar serta meningkatkan efisiensi usaha.
"Kami ingin UMKM di Kabupaten Gorontalo semakin berkembang, naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas," katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Bank Indonesia dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui berbagai program pengembangan ekonomi syariah dan digitalisasi di daerah, di antaranya melalui kegiatan Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo (PESONA) dan Sinergi Akselerasi Digitalisasi Gorontalo (SERLIGO) 2026.
Kegiatan yang menghadirkan berbagai agenda, di antaranya pameran produk UMKM, promosi ekonomi syariah, serta kegiatan edukasi yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha, kata dia, sangat menguntungkan masyarakat khususnya pelaku UMKM di daerah itu.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.