Gorontalo (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Hendra Nurdin menyatakan dukungan terhadap pengembangan sport tourism melalui ajang PERBASI Fest Tahun 2026 di daerah itu.
Kegiatan tersebut, kata dia, di Gorontalo, Minggu, sangat potensial menjadi instrumen efektif mendatangkan wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal di daerah itu.
Kegiatan ini harus diduplikasi oleh cabang olahraga lain yang dapat menyemarakkan sport tourism.
Ia mengapresiasi kegiatan yang digelar pihak Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Gorontalo Utara, yang sukses menggelar kegiatan di kawasan street coffee blok plan Molingkapoto atau depan kantor bupati.
Kegiatan ini sangat menarik, bahkan mampu menarik pengunjung atau kategori wisatawan lokal bahkan nusantara untuk datang ke daerah ini, menyaksikan pertandingan bola basket 3on3 tersebut.
"Kalau mau lebih banyak pengunjung lagi, tentu pengembangan sport turisme perlu menjadi perhatian dengan melakukan banyak terobosan atau inovasi. Saya berharap pemerintah daerah pun mampu mendorong pengembangan destinasi wisata dengan kegiatan olahraga berskala nasional di daerah ini," katanya.
Sudah saatnya kata Hendra, pola pengembangan pariwisata dengan kegiatan olahraga dapat dilakukan.
"Lebih banyak kegiatan olahraga tentu lebih baik karena akan sangat menguntungkan di sisi ekonomi, apalagi daerah kita memiliki aset-aset wisata atau destinasi yang punya nilai jual tinggi sebab indah dan menarik," katanya.
Dampaknya tentu pada perekonomian daerah, sebab usaha makanan, penginapan bahkan oleh-oleh akan dicari pengunjung.
"Kita optimistis, penyelenggaraan PERBASI FEST 2026 sesi satu yang digelar, mampu mendorong pelaksanaan kegiatan kejuaraan atau pertandingan cabang olahraga lainnya yang memantik kunjungan wisatawan, minimal wisatawan lokal atau Nusantara untuk datang berkunjung ke daerah ini," katanya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.