Jakarta (ANTARA) - Product Manager Oppo Indonesia Deni Setiawan mengungkapkan alasan perusahaannya tetap percaya diri memasarkan Oppo Reno16 series di Indonesia dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan pendahulunya Oppo Reno15 series.

Menurutnya kenaikan harga itu dibarengi dengan peningkatan fitur khususnya dari sisi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) yang semakin mumpuni dan masih dapat diakses tanpa perlu menambah biaya langganan atau berbayar.

"Oppo di AI itu memang sangat fokus. Dan kita juga banyak bikin fitur-fitur AI yang sebenarnya jadi tren sih sekarang," kata Deni dalam wawancara cegat di Jakarta, Jumat.

Sebagai gambaran, terdapat selisih harga yang lumayan jauh antara Reno15 series dan Reno16 series yang dirilis di Indonesia.

Untuk varian reguler misalnya, Reno15 series untuk varian Reguler saat diluncurkan di awal 2026 dengan RAM 8GB dan ROM 256GB dibanderol seharga Rp7.699.000. Sementara untuk Reno16 dengan RAM 8GB dan ROM 256GB ditawarkan seharga Rp11.999.000.

Terdapat perbedaan harga sekitar Rp4.300.000 yang cukup signifikan antara satu generasi ke generasi barunya.

Deni memang tidak memungkiri adanya kenaikan harga tersebut, ia menyebutkan penyebabnya adalah kelangkaan RAM (random access memory) sebagai komponen ponsel pintar.

Meski begitu, kenaikan harga yang ada menurutnya suatu hal yang wajar karena dibarengi juga dengan beberapa kompensasi peningkatan seperti AI.

Ia mencontohkan salah satu fitur AI terbaru di Oppo Reno16 series yang belum ada di layanan kompetitor mana pun adalah fitur AI Kolase Mix.

Fitur AI ini memungkinkan penggunanya lebih mudah berekspresi menghadirkan visual menarik, menyusun jepretan-jepretan di kameranya dalam satu bingkai dengan lebih ciamik tanpa perlu bantuan aplikasi tambahan.

Fitur ini menurutnya mempermudah kebutuhan generasi muda khususnya generasi Z yang kerap berekspresi menghadirkan visual unik tapi saat ini semua hal itu masih membutuhkan waktu yang lama, memerlukan dukungan aplikasi pihak ketiga, bahkan merogoh kocek untuk merealisasikannya dengan fitur-fitur premium.

"Kita permudah dengan menghadirkan langsung aplikasi bawaan di handphonenya. Dengan AI dari Oppo, hanya dengan tiga step saja bisa selesai," kata Deni.

Dari segi desain, menurutnya Oppo juga membawa peningkatan yang signifikan di Reno16 series dengan menghadirkan pengembangan desain planet 3D.

Waktu pengembangan desain ini pun menurutnya memakan waktu yang lebih lama tiga hingga empat kali lebih panjang dibandingkan desain-desain seri Reno lainnya

"Saya rasa ini baru pertama ya ada desain 3D di handphone yang penggunanya gak usah pakai kacamata 3D untuk lihat efeknya. Ini bisa dilihat dengan kasat mata ada efek pop-out atau 3D-nya," kata dia.

Dengan faktor-faktor tersebut, maka dari itu Deni meyakini Oppo Reno16 series tetap bakal laku meski dijual dengan harga yang lebih tinggi cukup signifikan dibandingkan pendahulunya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Oppo tetap PD meski Reno16 series dibandrol lebih mahal dari pendahulu

Pewarta: Livia Kristianti
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026