Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan penguatan kompetensi guru dalam aspek digitalisasi pembelajaran merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan transformasi pendidikan yang inklusif.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan penyelenggaraan bimbingan teknis digitalisasi pembelajaran bagi guru satuan pendidikan luar biasa (SLB), seperti di Jawa Tengah menjadi upaya pihaknya dalam memastikan transformasi pendidikan berdampak nyata pula terhadap siswa berkebutuhan khusus.
“Bimbingan teknis ini hadir sebagai langkah strategis dari Direktorat PKPLK untuk memastikan transformasi pendidikan dalam konteks digital semakin inklusif, adaptif, dan sekaligus berdampak nyata bagi para murid penyandang disabilitas,” kata Tatang dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan para guru selama empat hari mendapatkan pelatihan pemanfaatan PID, pengembangan video pembelajaran, pembuatan permainan edukatif, hingga penggunaan Rumah Pendidikan sebagai ruang berbagi praktik baik.
Tatang menambahkan para peserta juga diminta menghasilkan produk pembelajaran dan membagikan pengetahuan yang didapat kepada guru lain di komunitas belajar.
Pada kesempatan yang berbeda, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan keberhasilan pendidikan inklusif sangat ditentukan oleh kemampuan guru memahami kebutuhan setiap anak.
“Dalam pendidikan inklusif itu bukan anaknya yang diminta menyesuaikan kepada guru, tetapi bagaimana guru menyesuaikan dengan kemampuan anak dalam mencerna satu pembelajaran,” kata Fajar.
Menurut Fajar, penyaluran Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital memiliki makna yang jauh lebih besar daripada perangkat teknologi pembelajaran.
“Kehadiran IFP ini justru menjembatani mereka untuk bisa mengakses media-media ajar yang lebih variatif sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen: Penguatan kompetensi guru kunci pendidikan inklusif
Pewarta: Hana Dewi Kinarina KabanEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.