Gorontalo (ANTARA) - Politisi Nasdem Provinsi Gorontalo akan menggelar doa bersama bagi almarhum Rachmat Gobel.
Ketua DPRD Gorontalo Utara Dedy Dunggio di Gorontalo, Jumat mengaku cukup terpukul dengan kepergian Rachmat Gobel.
"Masyarakat Gorontalo sangat mencintai beliau. Saya pun demikian, kedekatan kami tidak sekadar saya sebagai kader partai, namun kami sering diajak berkomunikasi untuk memikirkan pembangunan yang akan dipersembahkan untuk rakyat dan daerah tercinta Gorontalo," kata Dedy sambil terisak.
Dedy mengatakan banyak warisan kebaikan dari Rachmat Gobel untuk Gorontalo.
"Beliau sangat kami nantikan pulang ke Gorontalo, meski tubuhnya sudah terbujur kaku, namun banyak warisan kebaikan, ketulusan membangun daerah dan semangat pembangunan yang beliau tunjukkan bagi daerah ini. Beliau orang sukses di Jakarta yang mau tulus sering pulang kampung Gorontalo untuk membangun daerah tercinta," kata Dedy.
Hal yang sama diutarakan Wakil Ketua Komisi I DPRD Gorontalo Utara Hendra Nurdin.
"Kami sangat terpukul dengan peristiwa kematian ini, sebab beliau bapak Rachmat Gobel, bukan hanya menjadi ketua partai, namun sudah seperti orang tua dan guru besar kami," kata Hendra.
Ia mengaku bersama para anggota DPRD lainnya dari Fraksi Nasdem, berada di rumah adat Tapa yang menjadi hunian Rachmat Gobel saat berada di Gorontalo.
"Keinginan agar beliau dimakamkan di Gorontalo sangat besar. Banyak masyarakat Gorontalo menginginkan hal itu, namun negara berkeinginan menghormati beliau sebagai tokoh dan pejuang kepentingan rakyat, serta Anggota DPR RI yang menyandang gelar Bintang Maha Putera Adi Pradana sehingga berhak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan di Jakarta," kata Hendra.
Pihaknya pun akan mengikuti rangkaian doa dan pengajian yang digelar di rumah adat tersebut.
Sementara anggota DPRD lainnya dari Fraksi Nasdem Andi Matawang mengungkapkan hal yang sama.
"Kami turut berduka, namun takdir adalah kehendak Allah. Saat ini kami mengumpulkan energi untuk menggelar doa dan pengajian bagi kelapangan almarhum berpulang ke Rahmatullah," kata Andi.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.