Gorontalo (ANTARA) - Bupati Bone Bolango Ismet Mile menegaskan bahwa era toleransi terhadap pelanggaran disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango telah berakhir.

Ismet di Bone Bolango, Kamis, mengatakan ASN yang terbukti tidak jujur, tidak disiplin, dan mengabaikan aturan harus siap menghadapi konsekuensi hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Jangan lagi ada yang tidak hadir tetapi dianggap hadir. Pemerintahan ini harus dibangun di atas kejujuran. Kalau tidak hadir, katakan tidak hadir," ujarnya.

Ia menyoroti masih adanya persoalan kedisiplinan ASN, mulai dari manipulasi data kehadiran hingga lemahnya tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Menurut dia, kemajuan teknologi dan sistem pengawasan yang semakin terbuka tidak lagi memberikan ruang bagi aparatur untuk mengabaikan kewajiban sebagai pelayan masyarakat.

Ismet juga meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat memperkuat pengawasan internal, serta pembinaan hingga tingkat desa dan kelurahan.

Menurut dia, disiplin harus menjadi budaya kerja bersama, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif.

Selain itu, Ismet menekankan pentingnya respons cepat terhadap laporan masyarakat. 

Ia menginstruksikan seluruh pejabat agar selalu siap dihubungi kapan pun dibutuhkan demi mengoptimalkan pelayanan publik.

"Jangan sampai masyarakat menunggu karena pejabat sulit dihubungi. Pemerintah harus hadir dan responsif terhadap setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat," katanya.

Ia menegaskan jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, kompetensi, dan integritas, bukan hak istimewa yang diperoleh karena kedekatan dengan pimpinan.

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, lanjut dia, akan terus memperkuat sistem pengawasan dini guna mencegah berbagai potensi penyimpangan birokrasi.

"Kita ingin birokrasi yang bersih, disiplin, dan profesional. Jangan sampai ada yang tersandung persoalan karena mengabaikan aturan yang sebenarnya sudah sangat jelas," ujar Ismet.



Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026