Baghdad (ANTARA) - Perdana Menteri Irak Ali Faleh Al-Zaidi akan mengadakan pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional pada Rabu, menanggapi serangan udara yang dilancarkan oleh AS dan Saudi terhadap fasilitas milisi Syiah, menurut Badan Keamanan pemerintah Irak.
"Perdana Menteri dan Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, Ali Faleh al-Zaidi, telah mengarahkan diadakannya pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional sebagai tanggapan terhadap situasi keamanan dan pengeboman udara," menurut badan tersebut di X.
Pemerintahan tersebut akan mengeluarkan pernyataan yang menguraikan rangkaian peristiwa dan keputusan yang diambil sebagai tanggapan terhadap peristiwa itu.
Komando Pusat AS pada Selasa malam mengatakan bahwa jet tempur AS dan Arab Saudi menyerang apa yang mereka sebut sebagai "teroris yang bersekutu dengan Iran" di Irak timur sebagai tanggapan atas serangan drone di pangkalan AS dan infrastruktur Saudi yang tercatat dalam 72 jam sebelumnya.
Pasukan Mobilisasi Populer di Irak selatan mengatakan bahwa sedikitnya dua orang luka-luka dalam serangan udara di markas besar mereka.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PM Irak desak pertemuan Dewan Keamanan setelah serangan AS-Saudi
Pewarta: KatrianaEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.