Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menggelar pasar murah bersubsidi bagi 1.000 warga di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Biluhu Barat pada Selasa dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo Faisal Lamaraka.
Idah mengatakan pemerintah provinsi terus berupaya menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Melalui pasar murah bersubsidi pemerintah menyediakan 1.000 paket bahan pokok dengan harga jauh di bawah harga pasar.
"Kalau tidak salah pada September 2024 kami berkampanye di sini bersama Pak Gubernur Gusnar Ismail tepatnya di lapangan ini juga dan dihadiri masyarakat. Hari ini saya datang lagi. Mohon maaf baru hari ini kami bisa berkunjung ke sini untuk mengadakan pasar murah bersubsidi," katanya.
Ia menjelaskan masyarakat tidak diwajibkan membeli seluruh komoditas yang tersedia dalam paket. Warga dapat memilih kebutuhan sesuai kemampuan ekonomi sehingga program tersebut diharapkan semakin meringankan beban rumah tangga.
"Tadi dijelaskan oleh Pak Kadis bahwa harganya Rp95 ribu terdiri dari tujuh macam komoditas. Tapi apabila ibu-ibu hanya mempunyai uang Rp50 ribu tidak usah khawatir tidak harus membeli semuanya. Sesuaikan saja dengan kebutuhannya mungkin membeli beras dengan gula atau minyak," ujarnya.
Kepala Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo Faisal Lamaraka mengatakan pasar murah bersubsidi merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok mengendalikan inflasi serta memperkuat daya beli masyarakat.
Ia menyebut komoditas yang dijual meliputi beras lima kilogram seharga Rp25 ribu minyak goreng Rp10 ribu per liter cabai rawit Rp10 ribu per 0,25 kilogram bawang merah Rp10 ribu per 0,5 kilogram gula pasir Rp10 ribu per kilogram telur Rp10 ribu per 10 butir serta ayam pedaging Rp20 ribu per ekor.
Menurut Faisal jika dihitung berdasarkan harga pasar normal nilai seluruh komoditas tersebut mencapai sekitar Rp265 ribu. Namun melalui subsidi Pemerintah Provinsi Gorontalo masyarakat hanya perlu membayar Rp95 ribu untuk memperoleh seluruh komoditas yang disediakan.
Program pasar murah bersubsidi menjadi salah satu agenda rutin Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mengantisipasi gejolak harga bahan pokok di berbagai daerah sekaligus memastikan masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Pewarta: Faradila AlimEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.