Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menyalurkan berbagai bantuan sosial dan bantuan usaha kepada masyarakat Kota Gorontalo dalam rangka mendongkrak ekonomi warga di wilayah itu.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Kabupaten Bone Bolango, Kamis, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah provinsi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Kota Gorontalo.
"Program ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif, dalam mengakomodasi aspirasi warga serta Dinas Kumperindag Kota Gorontalo," kata Gusnar.
Sebelumnya, kata dia, jajaran pemerintah telah berembuk untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran atau jatuh di tangan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Bantuan yang disalurkan pemerintah terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu bantuan sosial dan bantuan modal usaha.
Untuk bantuan sosial diperuntukkan bagi warga yang berada pada kategori desil 1, 2, dan 3, atau warga kurang mampu.
Sementara, untuk bantuan usaha diberikan kepada masyarakat yang mampu, namun sedang merintis atau menjalankan usaha.
Ia juga menegaskan bahwa bantuan usaha yang disalurkan tidak diperkenankan untuk kebutuhan konsumtif, sehingga Pemprov Gorontalo nantinya akan melakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap pemanfaatan seluruh bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat.
Ia juga menjanjikan insentif tambahan bagi pelaku usaha yang menunjukkan keseriusan dan perkembangan positif.
Jika usaha penerima manfaat berkembang dalam beberapa tahun ke depan, maka pemerintah berkomitmen untuk menambah modal usaha agar skala bisnis dan pendapatan masyarakat semakin meningkat.
Ia mengatakan bahwa program ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dan DPRD dalam menjamin keberlangsungan hidup serta kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo.
"Saya berharap stimulan ini dapat memberikan dampak langsung pada penguatan roda ekonomi warga setempat," imbuhnya.
Pewarta: Faradila AlimEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.