Gorontalo (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo mengapresiasi kehadiran listrik di Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek.
"Alhamdulillah masyarakat di Pulau Dudepo segera menikmati penerangan listrik, tentu rasa syukur tak henti-hentinya dipanjatkan," kata anggota Komisi II DPRD Gorontalo Utara Lukum Diko di Gorontalo, Kamis.
Ia mengatakan Pulau Dudepo merupakan salah satu pulau berstatus desa yang merupakan satu di antara dua pulau berpenghuni di daerah itu.
"Kalau Pulau Ponelo yang merupakan pulau berpenghuni berstatus kecamatan telah lebih dulu menikmati penerangan listrik, Pulau Dudepo segera menikmatinya. Ini adalah hadiah HUT Kemerdekaan tahun ini untuk masyarakat Pulau Dudepo," kata Lukum.
Ia pun sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan tersebut, tentu turut bergembira dengan adanya penerangan listrik.
"Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, Alhamdulillah tahun 2026 ini penerangan listrik resmi masuk Pulau Dudepo. Tentu banyak dampak positif dari cahaya terang yang segera menerangi pulau ini," katanya.
Penerangan listrik dipastikan berdampak besar bagi perekonomian masyarakat di Pulau Dudepo, yang selama ini mengandalkan penerangan tenaga Surya dan genset.
"Alhamdulillah cahaya listrik segera dinikmati masyarakat di setiap rumah, apalagi pemasangan meteran diberikan gratis. Seluruh sekolah, puskesmas, kantor desa, masjid-masjid, termasuk kantor BPD segera mendapatkan suplai listrik," katanya.
Lukum turut hadir dalam penyalaan perdana jaringan listrik melalui Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kilovolt (kV) di Pulau Dudepo.
Ia selaku anggota DPRD mengaku sangat berterima kasih dengan adanya pembangunan jaringan listrik tersebut.
"Semua ini adalah hasil sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah dan PT PLN dalam memperluas akses energi bagi masyarakat di wilayah kepulauan," katanya.
Hal ini menandakan terwujudnya pemerataan pelayanan pemerintah bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah pesisir Gorontalo Utara.
"Alhamdulillah masyarakat Dudepo yang selama puluhan tahun belum pernah menikmati listrik, segera menikmatinya," katanya.
Kepala Desa Dudepo Rustam Biya mengatakan kehadiran listrik sangat diharapkan masyarakat sejak lama.
"Kami menantikan penerangan listrik sejak lama, kehadirannya tentu akan membuat seluruh sendi kehidupan di pulau ini menjadi berbeda, sebab listrik akan mendukung kelancaran aktivitas perekonomian di desa dengan empat dusun ini, pelayanan pendidikan, kesehatan dan peribadatan akan semakin mudah," katanya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.