Oviedo, Spanyol (ANTARA) - Harga hotel melonjak tajam dan akomodasi di berbagai wilayah Spanyol sudah habis terjual menjelang gerhana Matahari total pada Rabu (12/8), karena ratusan ribu wisatawan tambahan bersiap mendatangi jalur totalitas gerhana.

Gerhana tersebut akan melintasi wilayah utara Spanyol menuju Kepulauan Balearic, sehingga sejumlah destinasi di wilayah utara dan pedalaman negara itu, yang biasanya kurang ramai dikunjungi, menghadapi lonjakan kunjungan pariwisata luar biasa.

Di Soria, provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit di Spanyol dan salah satu lokasi terbak untuk menyaksikan gerhana, harga rata-rata kamar hotel untuk Rabu malam melonjak menjadi sekitar 900 euro (sekitar Rp18,7 juta), dibandingkan kurang dari 150 euro (sekitar Rp3,1 juta) sepekan sebelumnya, menurut analisis surat kabar Spanyol, El Pais.

Carlos, pemilik Dauria Suites di Soria, mengatakan kepada stasiun televisi Spanyol RTVE bahwa hotelnya mengenakan tarif antara 250 dan 260 euro (sekitar Rp5,2 juta-Rp5,3 juta) untuk kamar pada malam gerhana.

Tarif itu naik sekitar dua kali lipat dari tarif biasanya, tetapi masih jauh lebih rendah dibandingkan sejumlah hotel lainnya.

"Situasi ini tentu saja harus kami manfaatkan, tetapi tidak sampai berlebihan," kata Carlos.

 

Dia memperingatkan bahwa pengunjung yang membayar harga sangat tinggi mungkin akan pulang dengan perasaan bahwa pihak penginapan telah memanfaatkan mereka. Kenaikan harga penginapan itu pun meluas jauh melampaui wilayah Soria.

Dengan kamar yang sebagian besar telah habis terjual, harga rata-rata hotel di Zaragoza, Leon, dan Burgos meningkat lebih dari 500 persen dibandingkan sepekan sebelumnya, menurut laporan El Pais. Harga di Palencia, Valladolid, Teruel, dan Oviedo melonjak lebih dari 240 persen.

Dari 23 ibu kota provinsi yang dianalisis di sepanjang jalur gerhana total, 21 di antaranya mengalami kenaikan harga.

Valencia menjadi salah satu dari sedikit kota yang harganya tetap tidak berubah.

Warga di kota-kota dengan populasi besar Spanyol, seperti Barcelona dan Madrid, tetap dapat melihat sekitar 99 persen Matahari tertutup.

Namun, perbedaan antara gerhana yang hampir total dan gerhana total sangat dramatis, karena hanya dalam jalur totalitas Matahari menghilang sepenuhnya, menyebabkan kegelapan mendadak dan penurunan suhu yang terasa.

 

Pemerintah Spanyol memperkirakan gerhana tersebut akan mendatangkan tambahan 446.700 wisatawan ke wilayah-wilayah yang berada di jalur totalitas pada 10-16 Agustus, termasuk 164.000 wisatawan internasional dan 282.000 wisatawan domestik.

Secara keseluruhan, kunjungan wisatawan itu diperkirakan menghasilkan tambahan belanja pariwisata sebesar 342,19 juta euro, dengan wisatawan asing menyumbang lebih dari 70 persen dari total tersebut.

Fenomena astronomi itu sendiri akan berlangsung singkat, dengan fase totalitas berlangsung kurang dari dua menit di lokasi-lokasi terbaik untuk menyaksikannya. Namun demikian, khususnya bagi wilayah pedesaan Spanyol, dampak ekonominya dapat berlangsung jauh lebih lama.

Sumber: Anadolu


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Harga hotel di Spanyol melonjak jelang gerhana Matahari total

Pewarta: Primayanti
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026