Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang saat ini bertugas sebagai Ketua Panitia Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mengatakan masih terdapat sejumlah evaluasi dalam pelaksanaan gladi kotor pertama Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Prasetyo menyebut evaluasi tersebut antara lain menyangkut koordinat penerbangan pesawat dan helikopter saat melakukan manuver udara agar berada tepat di posisi yang telah ditentukan dari podium utama tempat Presiden Prabowo Subianto dan para tamu undangan menyaksikan upacara.

"Tadi beberapa kali sudah langsung coba kita evaluasi. Misalnya dari sisi koordinat ya, koordinat supaya betul-betul center posisi dari manuver baik pesawat maupun heli dari sisi podium utama di mana nanti Bapak Presiden beserta dengan para tamu menyaksikan," ujar Prasetyo.

Prasetyo mengatakan evaluasi terhadap koordinat tersebut langsung dilakukan setelah latihan berlangsung. Menurutnya, penyesuaian diperlukan agar seluruh rangkaian manuver udara dapat berjalan tepat sesuai perencanaan pada pelaksanaan upacara.

Dalam gladi kotor tersebut, latihan demo udara melibatkan sekitar 81 pesawat dan helikopter. Prasetyo mengapresiasi para personel TNI, khususnya para pilot yang terlibat dalam latihan tersebut.

Selain evaluasi demo udara, Prasetyo mengatakan terdapat penyesuaian dalam latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Salah satu faktor yang mempengaruhi latihan adalah kondisi lapangan di halaman Istana, khususnya ketebalan rumput.

Menurutnya, kondisi rumput di halaman Istana yang lebih tebal dibandingkan lokasi latihan sebelumnya, membuat para anggota Paskibraka membutuhkan penyesuaian teknis.

"Contohnya adalah tebal rumput di halaman Istana. Itu secara teknis juga tadi mempengaruhi kebiasaan adik-adik kita yang biasanya secara teknis nih keras rumputnya atau lapangannya. Nah di istana cukup tebal, jadi butuh sedikit penyesuaian," jelas Prasetyo.

Karena itu, para pelatih Paskibraka meminta tambahan porsi latihan mandiri di luar jadwal yang telah ditentukan. Permintaan tersebut disetujui untuk memastikan para anggota Paskibraka dapat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan Istana.

"Jadi tadi para pelatih minta izin untuk menambah porsi latihan dan tadi langsung kami sebagai penanggung jawab, kami akan izinkan meskipun di luar jadwal yang awal untuk baik gladi parsial maupun gladi kotor. Teman-teman minta untuk ada perkenankan untuk tambah, tambah jam latihan mandiri," katanya.

 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mensesneg evaluasi koordinat pesawat dan tambah latihan paskibraka

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026