Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Gorontalo menjajaki peluang investasi dengan Uni Emirat Arab (UEA) pada sejumlah sektor strategis, mulai dari energi terbarukan hingga hilirisasi komoditas kelapa.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengatakan penjajakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membuka peluang investasi internasional untuk mendukung pengembangan potensi daerah.

“Yang kita bicarakan menyangkut peluang-peluang investasi yang bisa kita kerjasamakan dengan Uni Emirat Arab,” kata Gusnar di Gorontalo, Rabu.

Menurutnya, hubungan bilateral Indonesia dan UEA yang telah berlangsung sekitar 50 tahun kini berkembang menjadi kerja sama strategis. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang bagi daerah untuk menjalin kerja sama investasi dengan pihak UEA.

Salah satu peluang yang ditawarkan yakni pengembangan energi terbarukan melalui pemanfaatan permukaan air Waduk Bulango Ulu untuk pembangkit listrik tenaga surya dengan teknologi solar cell.

Selain energi terbarukan, Pemprov Gorontalo menawarkan peluang investasi pada sektor hilirisasi kelapa. Pengembangan tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa yang menjadi salah satu potensi ekonomi daerah.

Pemprov Gorontalo juga tengah menunggu proposal pembangunan Gorontalo Islamic Center yang nantinya akan dijembatani kepada calon investor maupun donatur dari UEA.

Gusnar mengatakan penjajakan investasi tersebut tidak serta-merta menghasilkan dampak dalam waktu dekat karena sejumlah proyek yang ditawarkan merupakan proyek strategis dengan kebutuhan anggaran yang besar.

“Paling tidak kita sudah punya komitmen untuk itu. Ini memerlukan waktu karena merupakan proyek strategis,” ujarnya.

Ia mengatakan pertemuan dan penjajakan tersebut menjadi langkah awal untuk membuka akses investasi sekaligus mempersiapkan berbagai kebutuhan proyek yang ditawarkan kepada pihak UEA.

Gusnar berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan sudah terdapat bentuk konkret dari kerja sama yang saat ini mulai dijajaki.

“Tidak lantas kita bertemu sekarang kemudian besok ada hasilnya. Ibaratnya sudah terbuka pintu untuk kita mengolah dan mempersiapkan ini,” katanya.



Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026