Gorontalo (ANTARA) - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo Komisaris Besar Polisi Maruly Pardede mengajak mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo (UNG), untuk aktif menangkal penyebaran paham radikal dan intoleransi di lingkungan kampus.
Maruly di Kota Gorontalo, Kamis mengatakan ajakan itu disampaikan pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNG tahun 2026, yang berlangsung di Kampus I UNG, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
"Kami mengenalkan strategi pencegahan paham radikal di lingkungan perguruan tinggi, sebagai upaya membangun kesadaran kebangsaan dan cinta tanah air sejak dini," kata Maruly.
Sebagai kaum intelektual dan agen perubahan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi penyaring pertama terhadap masuknya ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
Mahasiswa memiliki peran strategis yang sangat penting dalam menjaga iklim akademik yang kondusif, sehingga penting bagi mahasiswa untuk aktif dalam organisasi kemahasiswaan yang positif.
Termasuk memperkuat diskusi ilmiah, serta menjadi contoh dalam menjaga kerukunan antar umat beragama dan antarsuku.
Ia menekankan kepada mahasiswa baru untuk tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya pada berbagai penyedia layanan media sosial.
Bahaya radikalisme di lingkungan pendidikan merupakan ancaman nyata, seperti contoh peristiwa masa lalu, dimana kasus ledakan bom di Madrasah Aliyah Negeri 3 Padang dan kasus penembakan di salah satu sekolah di Thailand, harus dijadikan pelajaran penting.
Oleh karena itu, kata dia, peristiwa tersebut membuktikan bahwa paham radikal dapat masuk kapan saja jika tidak ada benteng ideologi yang kuat dari dalam diri civitas akademika.
Ia juga mengingatkan bahwa jangan sampai kampus menjadi tempat berkembangnya paham yang bertentangan dengan Pancasila.
Mahasiswa harus bersama-sama menjaga kampus dengan mempererat toleransi, cinta tanah air dan literasi digital, agar tidak mudah terpapar propaganda negatif dunia maya.
"Melalui edukasi ini, Polda Gorontalo berharap mahasiswa baru UNG menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, untuk mewujudkan lingkungan kampus yang aman, damai dan berwawasan kebangsaan," imbuhnya.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.