Gorontalo (ANTARA) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melatih kapasitas kader kesehatan di Desa Isimu Utara, Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, dalam melakukan pemantauan kehamilan berbasis teknologi.

Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan UNG Desa Isimu Utara Moh Saputra Ali di Kabupaten Gorontalo, Rabu, mengatakan program tersebut merupakan upaya memperkuat layanan kesehatan ibu dan bayi.

Kegiatan tersebut, kata dia, memberikan penguatan pengetahuan kepada kader kesehatan desa  serta memperkenalkan pemanfaatan teknologi untuk membantu memantau kesehatan ibu hamil secara terstruktur.

Pelatihan diikuti kader kesehatan dan sejumlah unsur masyarakat serta dihadiri Kepala Desa Isimu Utara Wawan Pipii bersama jajaran pemerintah desa, karang taruna, dan pendamping sosial.

"Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun sistem pendampingan kesehatan ibu yang melibatkan masyarakat tingkat desa," katanya.

Pelatihan juga mendorong kader dapat lebih memahami perannya dalam mendampingi ibu hamil dan mampu memanfaatkan Kalender ANC serta website monitoring, sebagai media pendukung pemantauan kehamilan.

Kader kesehatan diberi materi mengenai peran dan fungsi mereka dalam pendampingan ibu hamil, mencakup pemantauan kondisi ibu, pengingat jadwal pemeriksaan kehamilan, serta pemberian dukungan dan informasi kepada ibu hamil beserta keluarganya.

Mahasiswa kemudian memperkenalkan Kalender ANC sebagai media sederhana untuk membantu kader mencatat dan memantau jadwal pemeriksaan antenatal care (ANC).

Kader diberi pemahaman mengenai cara pencatatan jadwal pemeriksaan serta pemantauan kunjungan ibu hamil.

Selain pencatatan manual, mahasiswa juga mengenalkan website monitoring yang dikembangkan sebagai media pendukung pemantauan ibu hamil di Desa Isimu Utara.

Melalui platform tersebut, kader dikenalkan pada sistem pemantauan data dan informasi ibu hamil. Kehadiran teknologi ini bertujuan membantu kader mengelola informasi secara terstruktur sehingga pendampingan dapat dilakukan lebih terarah.

Bagi mahasiswa KKN Profesi Kesehatan, penguatan kapasitas kader menjadi langkah penting karena kader merupakan salah satu unsur paling dekat dengan masyarakat.

Dengan pengetahuan yang memadai dan dukungan sistem pemantauan, kader diharapkan mampu membantu memastikan ibu hamil memperoleh perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan.

Pemanfaatan Kalender ANC dan website monitoring juga menjadi contoh bagaimana teknologi sederhana dapat dipadukan dengan peran masyarakat, untuk memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas.

Kepala Desa Isimu Utara Wawan Pipii mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan yang diberikan mahasiswa KKN Profesi Kesehatan menjadi bekal bagi kader dalam menjalankan tugas pendampingan ibu hamil di desa tersebut.

“Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara optimal sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga : Perkuat Kesehatan Ibu Hamil, Mahasiswa KKN-PK Latih Kader Masyarakat Dalam Pemantauan Kehamilan Berbasis Teknologi



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026