Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menyalurkan berbagai bantuan sarana penangkapan dan pemasaran ikan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan di daerah tersebut.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Bone Bolango, Gorontalo, Rabu, mengatakan selain sarana fisik, pemerintah daerah juga menyerahkan jaminan perlindungan berupa premi asuransi dan peningkatan kapasitas melalui sertifikat kecakapan nelayan.
"Bantuan ini merupakan wujud realisasi dari aspirasi masyarakat yang diperjuangkan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo," kata Gusnar.
Ia mengatakan lagi bahwa kegiatan itu adalah realisasi aspirasi masyarakat melalui pokok-pokok pikiran para anggota DPRD Provinsi Gorontalo, khususnya yang berkaitan dengan masyarakat nelayan.
Program tersebut, menurut dia, lahir dari sinergi berbagai pihak, mulai dari aspirasi kepala desa dan camat, yang diteruskan oleh bupati melalui mekanisme Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Bantuan operasional itu diharapkan dapat meringankan beban hidup serta mendongkrak pendapatan harian para nelayan, sehingga untuk memastikan pemanfaatan yang tepat sasaran, pengawasan ketat akan dilakukan langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan selaku instansi teknis.
Ia mengakui bahwa adanya keterbatasan anggaran menjadikan bantuan tersebut belum bisa menjangkau seluruh nelayan di Provinsi Gorontalo secara sekaligus, namun pemerintah berkomitmen untuk terus menganggarkan program serupa setiap tahun agar merata seluruh wilayah.
Ia merincikan, bantuan yang diserahkan meliputi 4 unit kapal motor nelayan dengan nama GAS 6, 7, 8, dan 9 senilai Rp2,46 miliar, yang diterima langsung oleh Koperasi El Madani sebagai perwakilan kelompok nelayan, dan 51 unit mesin tempel berkekuatan 15 PK senilai Rp.1,6 miliar.
Selanjutnya 13 unit alat pemantauan kapal berteknologi canggih atau vessel monitoring system (vms) senilai Rp.200 juta yang diwakili dan diterima langsung oleh Koperasi Warga Nusantara.
Kemudian untuk sarana pemasaran, Pemprov Gorontalo menyerahkan 21 unit sepeda motor yang dilengkapi kotak pendingin senilai Rp.586 juta, serta 4 unit wadah pembeku berukuran besar (chest freezer) senilai Rp.26 juta.
Sementara untuk perlindungan dan legalitas, diserahkan premi asuransi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bagi 500 penerima manfaat, serta sertifikasi kecakapan nelayan bagi 90 orang.
"Kami berharap bantuan ini tidak dijual kembali, melainkan dimanfaatkan masyarakat nelayan dengan sebaik-baiknya, sehingga bisa mendorong dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," katanya.
Pewarta: Faradila AlimEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.