Seoul (ANTARA) - Korea Selatan berniat berpartisipasi aktif dalam upaya masyarakat internasional memulihkan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz dan tengah membahas kemungkinan kontribusi praktis bersama Amerika Serikat (AS), kata Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung.
"Pemerintah Republik Korea telah berulang kali menyatakan niatnya untuk berpartisipasi aktif dalam upaya masyarakat internasional, termasuk Amerika Serikat, untuk memulihkan kebebasan pelayaran di Selat Hormuz," kata Lee melalui X.
Lee mengatakan pemerintah Korea Selatan akan terus bekerja sama erat dengan AS dalam berbagai bentuk kontribusi praktis, sepanjang sesuai dengan batas yang diizinkan hukum dan prinsip-prinsip dasar kebijakan Republik Korea.
Pada Maret, Presiden AS Donald Trump secara terbuka meminta Korea Selatan, China, Jepang, Prancis, dan Inggris mengirim kapal perang untuk memastikan keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz.
Pada Juli, surat kabar Tona Ilbo melaporkan, dengan mengutip sejumlah sumber, bahwa AS kembali meminta sekutunya, termasuk Korea Selatan, mempertimbangkan bantuan militer untuk memastikan kebebasan pelayaran melalui Selat Hormuz, termasuk dengan mengirim kapal perang.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan pihaknya belum menerima permintaan tersebut dari AS.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Korea Selatan siap dukung upaya buka pelayaran di Selat Hormuz
Pewarta: Kuntum Khaira RiswanEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.