Gorontalo (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Utara Nurjana Hasan Yusuf mendukung program konservasi ekologi dan pemberdayaan usaha mikro dan kecil (UMK) di Desa Dunu, Kecamatan Monano, melalui program Electrifying Aqua-Agriculture (EDUNA) Tahun 2026.

Nurjana usai menghadiri kegiatan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konservasi ekologi dan hilirisasi UMK berbasis EDUNA di Gorontalo Utara, Kamis, mengatakan pemerintah kabupaten mendukung program kolaborasi yang mengintegrasikan aspek pelestarian ekosistem, pengembangan ekonomi masyarakat, serta pemanfaatan teknologi untuk menciptakan masyarakat yang lebih berdaya dan berkelanjutan.

Ia meyakini kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan konservasi lingkungan, sekaligus pemberdayaan usaha mikro dan kecil (UMK) melalui pemanfaatan teknologi dan elektrifikasi pada sektor aqua-agriculture.

Kegiatan yang juga ditandai dengan pelepasan penyu ke habitat alaminya itu, menurut dia, merupakan simbol nyata komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir dan kelestarian biota laut di wilayah Gorontalo Utara.

Ia juga menilai pelaksanaan program seperti EDUNA memiliki nilai strategis karena tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

Menurut dia, konservasi dan pemberdayaan masyarakat harus berjalan beriringan.

Padahal, lanjutnya, kelestarian lingkungan menjadi modal penting bagi pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga yang kehidupannya memiliki keterkaitan langsung dengan sumber daya pesisir dan perairan.

"Konservasi lingkungan harus menjadi bagian dari upaya kita membangun ekonomi masyarakat. Ketika ekosistem terjaga, masyarakat juga memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraannya,” kata Nurjana.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program EDUNA 2026 di Desa Dunu.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pemerintah desa dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar program TJSL dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Ia mengatakan yang terpenting adalah bagaimana program tersebut dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan terus dijaga keberlanjutannya.

"Pemerintah daerah tentu mendukung setiap inisiatif yang memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjaga lingkungan,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Asisten I Sekretariat Provinsi Gorontalo Risjon Sunge, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Gorontalo Utara Faizal Piu, Camat Monano Abdullah Kadir, Sekretaris Dinas Perindagkop Wisdawati Pakaya, pihak PLN Gorontalo, Kepala Desa Dunu, serta masyarakat setempat.

Pelaksanaan program EDUNA 2026 di Desa Dunu diharapkan dapat menjadi salah satu contoh kolaborasi dalam mengembangkan potensi masyarakat berbasis lingkungan, sekaligus memperkuat kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir bagi generasi mendatang.

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo Nurjana Hasan Yusuf melepas penyu ke habitat alaminya pada program konservasi ekologi dan pemberdayaan UMK di Desa Dunu Kecamatan Monano, melalui program Electrifying Aqua-Agriculture (EDUNA) Tahun 2026, pada Kamis (3/9/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Gorontalo Utara


Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026