Gorontalo (ANTARA) - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berhasil melahirkan 36 orang apoteker profesional, yang menjadi lulusan perdana dalam sejarah penting perjalanan pengembangan pendidikan tinggi bidang kesehatan di kampus tersebut.

"Alhamdulillah ini lulusan perdana program studi pendidikan profesi apoteker di UNG," kata Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) UNG Dr Hartono Hadjarati di Gorontalo, Kamis.

Ia mengatakan lahirnya apoteker profesional angkatan pertama tersebut, ditandai dengan pelaksanaan prosesi yudisium angkatan pertama program studi pendidikan profesi apoteker.

Momentum ini menjadi tonggak penting bagi UNG, sekaligus menandai keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan profesi dan memenuhi kompetensi sebagai calon apoteker profesional.

Hartono menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi keberhasilan program studi pendidikan profesi apoteker mengukuhkan lulusan angkatan pertama.

Menurutnya yudisium perdana menjadi momentum bersejarah bagi FOK dalam upaya mengembangkan pendidikan kesehatan yang berkualitas, serta menghadirkan tenaga profesional yang siap berkontribusi bagi masyarakat.

“Ini merupakan momentum bersejarah bagi FOK UNG, sebagai bukti komitmen fakultas dalam mengembangkan pendidikan kesehatan yang berkualitas dan menghasilkan tenaga profesional yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” kata Hartono.

Ia menegaskan FOK UNG akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan program studi pendidikan profesi apoteker, melalui peningkatan mutu pembelajaran, penguatan fasilitas praktik, serta pengembangan kerja sama dengan berbagai mitra di bidang pelayanan kesehatan.

Rektor UNG Profesor Eduart Wolok menyebut keberhasilan melahirkan lulusan perdana profesi apoteker, sebagai salah satu tonggak sejarah baru bagi kampus ini.

Setelah melalui proses panjang dalam menghadirkan dan mengembangkan program pendidikan profesi tersebut, UNG kini berhasil melahirkan tenaga apoteker yang siap mengabdikan kompetensinya bagi masyarakat.

Perjuangan UNG dalam menghadirkan program studi pendidikan profesi apoteker, membuahkan hasil dengan lahirnya lulusan pertama profesi tersebut.

"Keberhasilan ini merupakan simbol dari kerja keras, perjuangan dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan program studi pendidikan profesi ini,” kata Eduart.

Ia berharap lulusan perdana tersebut mampu menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika profesi, empati sosial dan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas.

Para lulusan memiliki peran strategis sebagai bagian dari garda terdepan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di Provinsi Gorontalo dan Indonesia secara umum.

“Harapannya para lulusan profesi apoteker dapat menjadi sosok yang cerdas secara akademik, berintegritas, menjunjung tinggi etika, memiliki empati sosial, serta berkomitmen dalam menjalankan profesi demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Yudisium angkatan pertama program studi pendidikan profesi apoteker, menjadi awal perjalanan baru bagi lulusan untuk memasuki dunia profesi.

Kehadiran mereka sekaligus memperkuat kontribusi UNG, dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang kesehatan yang kompeten, profesional dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.



Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026