Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai mengintegrasikan data yang dimiliki pemerintah kabupaten ke dalam portal data PENTAGON, sebagai bagian dari penguatan implementasi Satu Data Indonesia (SDI) di daerah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Gorontalo Trizal Entengo mengatakan integrasi tersebut telah dimulai melalui kerja sama dengan tiga pemerintah kabupaten setelah peluncuran portal data PENTAGON.

"Setelah meluncurkan PENTAGON, sudah dilakukan kerja sama dengan tiga kabupaten untuk mengintegrasikan data yang dimiliki di kabupaten dengan portal data di Provinsi Gorontalo," kata Trizal, Kamis.

Ia mengatakan kerja sama dengan pemerintah kabupaten akan terus dilakukan, sehingga data yang tersedia dalam portal Provinsi Gorontalo semakin lengkap dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan pembangunan.

Menurut Trizal, pemerintah kabupaten dan kota memiliki posisi penting dalam penyediaan data karena menjadi salah satu produsen utama data pembangunan di daerah.

Karena itu, integrasi data tidak hanya berkaitan dengan penambahan jumlah data, tetapi juga memastikan data yang disampaikan berkualitas, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Saat ini, kata dia, telah ditetapkan sebanyak 1.325 daftar data yang menjadi tanggung jawab masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Data tersebut selanjutnya akan dimasukkan dan dikelola melalui portal data Gorontalo.

"Daftar data yang dimiliki saat ini tetap menjadi tanggung jawab masing-masing OPD. Daftar data itu akan dimasukkan dalam portal data Gorontalo," ujarnya.

Ia berharap proses integrasi tersebut dapat membuat data antar pemerintah daerah lebih mudah dibagi pakaikan, sehingga dapat menjadi sumber informasi dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan.

Trizal menegaskan PENTAGON tidak hanya ditujukan untuk menampilkan data, tetapi juga memastikan data yang telah disusun dapat diperbarui dan digunakan secara konsisten.

Ia mencontohkan data mengenai luasan area pertanian dan jumlah petani yang nantinya tidak hanya dicantumkan dalam daftar data, tetapi juga dilengkapi bukti pendukung (evidence) untuk memastikan validitasnya.

"Kalau PENTAGON sudah dapat dimanfaatkan, saat itu juga data-data sudah dapat disebarluaskan untuk dibagi pakaikan," katanya.

Trizal mengatakan penguatan SDI menjadi semakin penting di tengah kebijakan efisiensi, karena pemerintah membutuhkan data yang berkualitas untuk menentukan prioritas pembangunan.

Ia berharap penanggung jawab pengelola data pada masing-masing OPD dapat konsisten, sehingga tidak terjadi kendala dalam proses pemutakhiran dan integrasi data.

"Melalui forum Satu Data Indonesia di daerah, kendala-kendala itu dapat kita selesaikan bersama-sama," ujarnya.



Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026