Jakarta (ANTARA) - Polri mengerahkan tiga kapal polisi hingga tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mendukung operasi pencarian dan penanganan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal.
"Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus bergerak secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian di lokasi," katanya.
Trunoyudo mengatakan Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri telah memberangkatkan tiga kapal polisi (KP) terdekat menuju lokasi kejadian.
Ketiga kapal tersebut adalah KP Laksmana-7012 dari Kalimantan Selatan dengan jarak sekitar 80 mil laut dan estimasi waktu tempuh tujuh jam, KP Ibis-6001 dari Kalimantan Tengah dengan jarak sekitar 103 mil laut dan estimasi sembilan jam, serta KP Manyar-5003 dari Surabaya dengan jarak sekitar 200 mil laut dan estimasi 24 jam.
"Kekuatan SAR terus diperkuat. Tidak hanya tiga kapal polisi, tetapi juga terdapat kapal-kapal dari unsur lainnya, dukungan dua unit helikopter, personel Basarnas, KSOP, TNI AL, Polairud, serta tim pendukung lainnya," katanya.
Polda Jawa Timur turut memberikan dukungan mengingat KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya. Direktorat Polairud Polda Jawa Timur menyiapkan tim khusus untuk mendukung operasi SAR serta berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendirikan Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak. Posko tersebut berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Banjarmasin dan BPBD Banjarmasin terkait perkembangan penanganan dan evakuasi korban.
"Polri juga membuka layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center 110 serta layanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081918600000," ujarnya.
Selain mendukung operasi pencarian dan evakuasi, Polri menyiapkan tim DVI untuk proses identifikasi korban. Sebanyak enam posko DVI telah didirikan di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
"Polri juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga. Semua dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan secara profesional, akurat, dan manusiawi," kata Trunoyudo.
Ia memastikan seluruh unsur Polri akan mengoptimalkan kemampuan masing-masing untuk mendukung proses evakuasi.
"Kami mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang untuk tetap tenang serta memperoleh informasi melalui kanal resmi. Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dan dievakuasi," katanya.
KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin mengalami kecelakaan di Laut Jawa setelah menghadapi cuaca buruk, Minggu.
Kapal tersebut membawa 243 orang. Berdasarkan perkembangan terbaru, sebanyak 113 orang telah dievakuasi, terdiri atas 107 orang selamat dan enam meninggal dunia, sedangkan 130 orang lainnya masih dalam pencarian.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan KM Virgo Transport 8 dilaporkan terbalik dan bukan tenggelam. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Operasi SAR gabungan melalui unsur laut dan udara terus dilakukan untuk mencari korban yang belum ditemukan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polri kerahkan tiga kapal dan tim DVI tangani KM Virgo
Pewarta: Nadia Putri RahmaniEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.