Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mendorong agar Provinsi Gorontalo dapat menjadi tuan rumah Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi, pada penyelenggaraan berikutnya melihat potensi yang tersedia di daerah.
Juru Bicara Gubernur Gorontalo David Radjak di Gorontalo, Jumat, mengatakan dukungan tersebut disampaikan Gusnar menyusul pelaksanaan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II Tahun 2026 di Aceh pada 9-11 Oktober 2026.
“Beliau berpesan kepada peserta asal Gorontalo, agar Muzakarah Internasional Ulama Sufi berikutnya bisa diselenggarakan di Gorontalo,” ujarnya.
David mengatakan Gusnar memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan muzakarah internasional tersebut meskipun tidak dapat hadir secara langsung karena pada waktu yang sama memiliki agenda kunjungan pemerintah pusat.
Menurut dia, usulan Gorontalo sebagai lokasi penyelenggaraan muzakarah berikutnya berkaitan dengan latar belakang keislaman kedua daerah yang punya peran nilai keagamaan dalam tatanan budaya dan tradisi yang hidup di masyarakat.
“Aceh adalah Serambi Makkah, sedangkan Gorontalo adalah Serambi Madinah,” tuturnya.
Dukungan dan pesan tersebut disampaikan Gusnar saat menerima audiensi Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf wilayah Gorontalo di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Jumat (2/10).
Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II Tahun 2026 di Aceh dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 dan diikuti ulama serta peserta dari sejumlah daerah dan negara.
Pewarta: Faradila AlimEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.