Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah siap menggandeng legislator DPRD Sulsel dalam kunjungan di 24 kabupaten kota se-Sulsel untuk membangun Center Point of Indonesia (CPI).

Namun sebelum itu, Pemprov Sulsel akan mencari investor yang siap bekerjasama untuk membangun gedung apartemen dan lain-lain di Kawasan CPI di Jalan Tanjung Bunga Makassar.

Baca juga: JK paparkan beberapa poin terkait Kawasan CPI

Baca juga: JK tinjau pembangunan Masjid 99 Kubah di kawasan CPI


"Kita mencari mitra supaya kita bisa membangun, kita harapkan supaya betul-betul setiap hari itu menghasilkan pendapatan. Saat ini ada dari Malaysia yang mau membangun, mau bangun apartemen, mau bangun macam-macam," ungkap Prof Nurdin Abdullah usai meninjau lahan di Pemprov di CPI, Selasa.

Lahan seluas 57 hektar milik Pemprov Sulsel ini akan dikelola dengan baik untuk mendorong potensi PAD.

"Lahan Pemprov Sulsel seluas 57 hektar, tentu ini juga akan kita bicarakan dengan DPR supaya iramanya samalah. Pokoknya kita minta konsepnya seperti apa," sebut alumni Universitas Jepang itu.

Nurdin menjelaskan pada prinsipnya, semua pekerjaan yang akan dilakukan di kawasan CPI Makassar tersebut akan dikerjakan secara profesional dan harus ada untungnya bagi Pemprov Sulsel.

"Pokoknya kita kerja profesional, kita tanggung apa, mereka tanggung apa, terus apa kontribusinya ke Pemprov, itu yang penting. Mereka yang bangun, mereka punya modal dan kita yang punya tanah, toh nanti kontraknya 30 tahun kembali ke kita," jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2019