MDMC ingatkan multiperan perempuan dalam pandemik COVID-19

MDMC ingatkan multiperan perempuan dalam pandemik COVID-19

Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Rahmawati Husein (ANTARA/Noveradika)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) Rahmawati Husein mengingatkan multiperan perempuan dalam pandemik COVID-19 di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Peran perempuan saat pandemik sangat besar sekali. Tenaga kesehatan sebesar 70 persen staf tenaga medis seluruh dunia adalah perempuan. Sudah jelas penyelamat atau penjaga yang menyembuhkan merawat hingga kadang terdampak positif COVID-19 adalah mayoritas perempuan," kata Rahmawati.

Dalam diskusi "Peran Para Kartini di saat Pandemi COVID 19" yang dipantau dari Jakarta, Selasa, dia mengatakan terdapat peran lain perempuan di era wabah corona seperti mereka tetap menjadi ibu rumah tangga, anggota masyarakat dan lainnya.

Peran perempuan di era pandemi, kata dia, termasuk mereka dari kalangan masyarakat kecil yang menjadi perajin masker, hand sanitizer, operator warung dan peran lain di ruang yang tidak dapat dimainkan negara dan aktor lain. Apapun itu, perempuan tetap berkontribusi.

Baca juga: Erlina Burhan: Perempuan harus bisa berperan dalam pandemi COVID-19

Banyak dari perempuan saat ini, kata dia, juga sudah berada di level yang sejajar dengan laki-laki sehingga perannya tidak bisa dikesampingkan. Tidak sedikit dari mereka yang berkiprah di pemerintahan, dunia pendidikan dan lainnya baik di level lokal maupun internasional.

Sementara itu, dia mengingatkan peran vital perempuan di rumah yang terkadang harus ikut merawat orang tuanya di masa wabah COVID-19. Kalangan lanjut usia sangat rentan jika sampai terinfeksi COVID-19 karena bisa sangat fatal terhadap kondisinya.

Di lain hal, lanjut dia, perempuan yang secara alamiah dapat mengandung dan melahirkan maka otomatis mereka adalah kalangan rentan di masa pandemi corona. Mereka memerlukan perlindungan lebih dalam kondisi seperti itu.

"Perempuan melakukan peran ganda dalam banyak hal. Mereka juga rentan di masa wabah seperti saat mengandung, melahirkan. Mereka membutuhkan informasi, pengetahuan dan juga dukungan moril maupun dukungan asupan yang baik sehingga saat hamil, menyusui bisa selamat," kata dia.

Baca juga: Cara Kartini masa kini melawan COVID-19

 
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020