UISU salurkan donasi untuk warga terdampak COVID-19

UISU salurkan donasi untuk warga terdampak COVID-19

Rektor UISU, Dr. H. Yanhar Jamaluddin, MAP saat menyalurkan donasi untuk warga terdampak covid-19 di Masjid Qiblatain Medan Polonia. (ANTARA/HO)

Medan (ANTARA) - Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) menyalurkan donasi dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 di beberapa lokasi di kota Medan.

"Kita berharap donasi ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari," kata Rektor UISU, Dr. Yanhar Jamaluddin, di Medan, Ahad.

Ia mengatakan pandemi COVID-19 yang kini masih berlangsung telah menimbulkan dampak yang luar biasa kepada masyarakat, khususnya dampak ekonomi yang membuat masyarakat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kita dapat merasakan keresahan dan kesulitan masyarakat yang bekerja di sektor informal yang kini tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Padahal masyarakat membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari," katanya.

Baca juga: Cegah penularan COVID-19, UISU semprot disinfektan sejumlah masjid

Baca juga: Gugus Tugas: Pasien positif ke-66 Jambi OTG beriwayat ke Batam-Medan


Untuk itu, katanya, UISU sejak awal berusaha memberikan kontribusi untuk meringankan beban masyarakat dengan mengumpulkan donasi dari seluruh civitas akademika UISU.

Secara teknis, katanya, kegiatan pengumpulan dana dan penyaluran dana donasi itu dilaksanakan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) UISU bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan Agama Islam (LEPPAI) UISU.

Sebab, kegiatan donasi UISU untuk masyarakat terdampak pandemi COVID-19 ini juga merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan dakwah Isamiyah yang menjadi tanggungjawab UISU sebagai perguruan tinggi.

Idealnya, memang kampus harus dapat memberikan sumbangsih dan kontribusi yang konkrit untuk menjawab kesulitan yang dialami masyarakat.

Rektor UISU juga menambahkan bahwa selama pandemi virus corona ini, UISU secara aktif sudah melakukan kegiatan pengabdian dalam bentuk penyemprotan disinfektan ke mesjid-mesjid yang berada di kota Medan dan sekitarnya.

“Kita juga membebaskan biaya pendaftaran mahasiswa baru untuk prodi non kedokteran sebagai upaya membantu calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di UISU,” katanya.*

Baca juga: Cegah penyebaran COVID-19, Polisi gelar patroli skala besar di Medan

Baca juga: Rumah Sakit USU terima bantuan makanan siap saji
Pewarta : Juraidi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020