XL Axiata luncurkan Live.On, layanan digital buat pengguna kuota besar

XL Axiata luncurkan Live.On, layanan digital buat pengguna kuota besar

Dari kiri ke kanan; Direktur Corp. Strategy & Business Development, Abhijit J. Navalekar, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini dan Chief Sales Officer XL Axiata, Octavia Kurniawan (HO/XL Axiata)

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan telekomunikasi XL Axiata meluncurkan Live.On, brand telekomunikasi digital baru yang memberikan pengguna keleluasaan mengatur penggunaan paket data miliknya sendiri.

"Kami ingin membuat perubahan dengan mengubah status quo. Inilah saatnya untuk menjawab apa yang benar-benar dibutuhkan pengguna dalam menikmati layanan telekomunikasi. Bukan hanya mengedepankan aspek layanan digital, kami ingin mendefinisikan ulang bagaimana layanan telekomunikasi seharusnya dapat dinikmati," ujar Corporate Strategy & Business Development Director, XL Axiata, Abhijit Navalekar, dalam keterangan tertulis, Senin.

Peluncuran Live.On ini sekaligus ikut menandai hari jadi XL Axiata ke-24, dengan memperkuat komitmen untuk selalu mendukung pembangunan nasional melalui bidang telematika, termasuk dengan mendorong lahirnya layanan-layanan inovatif yang bisa mendukung produktivitas masyarakat Indonesia.

Lanskap layanan telekomunikasi Indonesia saat ini didominasi oleh penawaran paket unlimited. Namun, pengguna layanan telekomunikasi saat ini masih dihadapi dengan sejumlah batasan dalam menikmati paket unlimited, seperti kecepatan terkompromi, akses terbatas untuk aplikasi tertentu saja.

Pengguna juga terbentur dengan sejumlah batasan, di antaranya pengelompokan kantong-kantong kuota layanan data, paket memiliki kebijakan batas pemakaian wajar atau Fair Usage Policy (FUP), hingga pemutusan koneksi internet tiba-tiba yang diterapkan layanan yang ada ketika kuota habis.

Sementara, menurut riset Industri Live.On pada 2020, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna internet tertinggi di dunia, dengan lebih dari 185 juta pengguna internet aktif. Dengan tingkat penetrasi internet 68 persen, rata-rata pengguna adalah kaum melek digital yang mengonsumsi 15-20GB data per bulan.

"Live.On hadir untuk profesional muda yang melek digital dan mengonsumsi data lebih tinggi dari rata-rata, serta menjalani gaya hidup serba digital setiap hari. Mereka tidak segan untuk membayar lebih demi menikmati layanan internet berkuota besar tanpa kompromi," ujar Abhijit.

Lebih jauh, Abhijit mengatakan Live.On menyasar pengguna yang memiliki kebutuhan untuk selalu terhubung dengan internet dan terbiasa memperoleh informasi secara instan.

Terlebih pada masa pandemi saat ini kebutuhan untuk paket data besar tanpa kompromi, menurut Abhijit, Live.On menjadi sangat relevan.

"Live.On mengembalikan kendali penuh atas layanan data ke tangan pengguna, untuk menjalani gaya hidup digital mereka dengan cara mereka sendiri," kata Abhijit.

Live.On menghadirkan dua pilihan paket data berkuota besar, yakni paket 25GB degan harga Rp80.000 dan paket 50GB dengan harga Rp125.000.

Semua paket Live.On terdiri dari satu kuota data besar untuk semua aplikasi, jaringan dan waktu penggunaan tanpa kompromi kecepatan, pengakumulasian sisa data hingga 1.000GB.

Live.On juga disebut 100 persen digital, yang memungkinkan pengguna memesan, membayar, mengaktifkan, mengontrol paket dan menghubungi customer service (bukan bot) dari satu aplikasi.

Paket juga dilengkapi dengan proteksi terhadap koneksi internet terputus saat kuota habis dengan 3GB Emergency Quota gratis, dan fitur kustomisasi paket dengan berbagai opsi pilihan Add-On.

Berbasis layanan prabayar, Live.On tidak menggunakan pulsa untuk menjamin transparansi.

Sejak 17 Agustus tersedia di pasaran, XL Axiata menyebut Live.On telah mencapai tingkat kesuksesan pengiriman 99 persen, dan 100 persen Skor Kepuasan Pelanggan (CSAT).

Baca juga: XL Axiata perkuat jaringan fiber hingga daerah terpencil

Baca juga: Kementerian PPPA-XL Axiata luncurkan Sispreneur usaha mikro

Baca juga: Jawab kebutuhan data meningkat, XL Axiata tawarkan paket baru
Pewarta : Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020