XL Axiata pastikan jaringan terdampak bencana telah normal kembali

XL Axiata pastikan jaringan terdampak bencana telah normal kembali

Petugas teknisi XL Axiata melakukan pengecekan terhadap perangkat BTS di kawasan Pondok Karya, Mampang, Jakarta, Kamis (25/2/2021) pasca banjir yang melanda di beberapa wilayah di Jabodetabek awal pekan ini. ANTARA/HO-XL Axiata

Jakarta (ANTARA) - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan semua jaringan di sejumlah lokasi yang terdampak bencana alam telah pulih 100 persen, termasuk di Jabodetabek akibat banjir di awal pekan ini.

Dari total sekitar 35 ribu BTS di wilayah Jabodetabek, hanya kurang dari 1 persen sempat terdampak banjir pada 20-22 Februari 2021.

“Sebagian jaringan XL Axiata di lokasi bencana terdampak pemadaman aliran listrik dan mobilisasi genset sempat tidak bisa lancar karena kondisi medan akibat bencana. Hal tersebut terjadi baik yang terlanda banjir atau gempa. Hanya sebagian kecil perangkat yang mengalami kerusakan secara fisik, misalnya terendam air atau akibat gempa," kata Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Saat ini jaringan di wilayah tersebut telah sepenuhnya beroperasi dengan normal dan tim XL Axiata di lapangan juga telah memastikan semua infrastruktur yang terdampak banjir dalam kondisi baik. Jaringan XL Axiata juga telah pulih di wilayah terdampak banjir besar di Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Barat demikian juga jaringan yang terdampak gempa di Sulawesi Barat.

Dikatakan, jika ada BTS di area banjir yang sempat padam, bukan berarti terendam, atau rubuh karena gempa, tetapi karena listrik padam. Berbagai kerja keras dan upaya pencegahan yang dilakukan oleh tim teknis dalam menjaga performa jaringan berhasil menekan jumlah BTS yang terdampak banjir sehingga hanya sekitar 1 persen dari total BTS yang ada di Jabodetabek.

Beberapa langkah preventif yang telah dilakukan tim XL Axiata tersebut antara lain berupa relokasi perangkat-perangkat vital ke tempat yang lebih tinggi, juga desain ulang penempatan dan pembangunan shelter BTS di posisi lebih tinggi dari permukaan.

Saat banjir tak bisa dihindari, tim teknis juga memastikan ketersediaan daya di BTS-BTS yang terdampak banjir serta menyiapkan portable genset untuk backup BTS-BTS yang terdampak pemadaman listrik.

Gede menambahkan kondisi jaringan di Sulawesi Barat dan Jawa Barat sepenuhnya sudah pulih sejak awal Februari 2021. Sementara itu, untuk beberapa area khususnya di Semarang Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan, tim XL Axiata masih terus berupaya untuk menjaga performa jaringan.

Ada sekitar 2 persen BTS yang berlokasi di lokasi-lokasi banjir besar dari total sekitar 3.300 BTS di Kalimantan Selatan. Sementara itu, BTS di lokasi gempa Sulawesi Barat ada sekitar 19 persen dari total BTS di provinsi tersebut, terutama di Mamuju dan Majene.

Di Jawa Tengah dan Jawa Barat, BTS yang berada di lokasi banjir ada sekitar 1 persen dari total BTS yang ada di provinsi tersebut, antara lain di Pekalongan, Semarang, Demak, Subang, dan Majalengka.

Baca juga: XL Axiata nilai positif konsolidasi operator telekomunikasi
Baca juga: XL Axiata dukung pemerintah bangun jaringan telekomunikasi
Baca juga: Trafik pemakaian layanan XL Axiata meningkat selama liburan
Pewarta : Ahmad Wijaya
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021