PPnBM 0 persen, Suzuki Ertiga dan XL7 turun harga hingga Rp14 juta

PPnBM 0 persen, Suzuki Ertiga dan XL7 turun harga hingga Rp14 juta

Model berpose bersama All New Ertiga di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (28/8). (ANTARA/Alviansyah P)

Jakarta (ANTARA) - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjadi salah satu pabrikan menerima insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen yang diberikan oleh pemerintah, yakni pada dua model mobil populer mereka Eriga dan XL7, yang harganya menyusut Rp11 juta hingga Rp14 juta dibandingkan bulan lalu.

Dua model tersebut menerima insentif memenuhi persyaratan kandungan lokal 70 persen ke atas, bermesin kubikasi 1.500 cc ke bawah serta kendaraan penumpang berpenggerak 4x2.

Pabrikan otomotif asal Jepang yang memiliki penjualan terbesar melalui kendaraan Suzuki Carry Pickup itu mendapatkan penurunan harga Suzuki Ertiga mulai Rp11 juta hingga mencapai Rp13juta untuk varian tertinggi, yakni Suzuki Ertiga Sport SS-AT.

Sedangkan untuk Suzuki XL7 memiliki penurunan yang dimulai dari Rp12 juta hingga yang tertinggi mencapai Rp14 juta untuk XL seri AT Alfa.

Baca juga: Daftar mobil baru mendapat insentif PPnBM

Baca juga: Pemerintah umumkan 115 komponen pembelian lokal untuk insentif PPnBM


Untuk lebih lengkap, berikut harga resmi yang dikutip dari laman resmi Suzuki

Suzuki All New Ertiga
Suzuki All New Ertiga GA-MT: Rp199.500.000
Suzuki All New Ertiga GL-MT: Rp219.000.000
Suzuki All New Ertiga GL-AT: Rp228.500.000
Suzuki All New Ertiga GX-MT: Rp232.000.000
Suzuki All New Ertiga GX-AT: Rp241.500.000.

Suzuki XL7
Suzuki XL7 Zeta MT: Rp224.500.000
Suzuki XL7 Zeta AT: Rp234.000.000
Suzuki XL7 Beta MT: Rp240.000.000
Suzuki XL7 Beta AT: Rp249.500.000
Suzuki XL7 Alpha MT: Rp250.000.000
Suzuki XL7 Alpha AT: Rp259.500.000.

Baca juga: Intip harga Toyota setelah insentif PPnBM, Vios turun sampai Rp65 juta

Baca juga: Insentif PPnBM, harga Wuling Confero berkurang hingga Rp11,5 juta

Baca juga: Empat mobil Daihatsu ini dapat insentif PPnBM belasan juta rupiah
Pewarta : Chairul Rohman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021