Muhammadiyah: Vaksinasi harus jadi ikhtiar melawan COVID-19

Muhammadiyah: Vaksinasi harus jadi ikhtiar melawan COVID-19

Seorang peserta seusai dicek tekanan darahnya sebelum mendapat vaksin yang diselenggarakan PP Muhammadiyah, di Jakarta, Selasa (9/3/2021). (FOTO ANTARA/Asep Firmansyah)

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah berpesan kepada masyarakat agar gerakan vaksinasi yang tengah gencar dilakukan harus menjadi ikhtiar dalam melawan pandemi COVID-19 di Tanah Air.

"Jadi kami mengimbau karena vaksin ini teruji secara medis. Dengan vaksin derajat kekebalan tubuhnya bisa terukur. Jadi kepada masyarakat Indonesia, segera divaksin kalau ada jadwalnya, dan jadikan sebagai ikhtiar untuk menyelamatkan hidup kita," kata Kepala Kantor PP Muhammadiyah Zainuddin saat ditemui di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa.

PP Muhammadiyah sendiri tengah melakukan vaksinasi kepada 450 orang yang terdiri atas pimpinan, pengurus, majelis, lembaga, hingga lembaga otonom yang ada di lingkungan ormas tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari sejak Selasa (9/3) hingga Rabu (10/3). Selain di Jakarta, Muhammadiyah juga tengah menggelar vaksinasi di Yogyakarta yang menyasar 500 peserta.

"Sebanyak 450 peserta dilaksanakan dua hari pada 9 dan 10 Maret. Ini juga dilaksanakan di PP Muhammadiyah Yogyakarta. Di Yogya jumlahnya 500 jadi seluruhnya 950 peserta," katanya.

Guna menghindari kerumunan, panitia membagi calon penerima vaksin ke beberapa kelompok. Setiap kelompok terbagi menjadi 50 orang yang digilir sejak pagi hingga siang ke sore hari.

Ia berharap apa yang telah dilakukan pimpinan Muhammadiyah semakin menguatkan umat untuk tidak takut divaksin. Apalagi vaksin yang diberikan sudah melalui uji klinis dan dinyatakan halal.

"Mudah-mudahan ini menjadi contoh pada warga Muhammadiyah di seluruh Tanah Air. Bahwa ikhtiar untuk menyelamatkan umat ini dengan vaksinasi bisa dicontoh. Vaksin ini Insya Allah mempunyai manfaat kesehatan bagi masyarakat," kata Zainuddin.

Dalam kegiatan tersebut juga ditinjau langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

Muhadjir meninjau alur vaksinasi, mulai pendaftaran, pengecekan tekanan darah, hingga proses penyuntikan vaksin.

Menko PMK pun sesekali berinteraksi dengan pengurus yang sudah divaksin.

Ia ingin memastikan vaksinasi COVID-19 ini tepat sasaran. Menurutnya, proses vaksinasi untuk komunitas itu harus sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan.

"Ini kan bagian dari vaksinasi komunitas jadi ini melibatkan warga Muhammadiyah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan yaitu mereka yang berusia lanjut dari warga Muhammadiyah. Kemudian warga Muhammadiyah yang selama ini melakukan pelayanan publik; ada guru, dosen, mubaligh, ada pengurus," demikian Muhadjir Effendy.

Baca juga: Presiden harapkan Muhammadiyah ikut perangi hoaks vaksin COVID-19

Baca juga: Menko PMK harap selter Muhammadiyah DIY jadi pesantren COVID-19

Baca juga: Kapolri bersilaturahmi dengan Ketum PP Muhammadiyah di Yogyakarta

Baca juga: Menko PMK tinjau Selter COVID-19 PKU Muhammadiyah Bantul
Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021