Pemkab Sidoarjo bantu 1.300 vaksin petugas Bandara Juanda

Pemkab Sidoarjo bantu 1.300 vaksin petugas Bandara Juanda

Para warga melakukan pemeriksaan COVID-19 dengan metode GeNose-19. ANTARA/Indra

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur membantu sebanyak 1.300 vaksin kepada petugas yang bekerja di lingkungan Bandara Internasional Juanda Surabaya.
 
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali saat dikonfirmasi di Bandara Internasional Juanda Surabaya Kamis mengatakan Bandara Juanda merupakan teras Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga: Kasal tinjau vaksinasi COVID-19 di Kolinlamil
 
"Bandara Juanda ini merupakan teras Kabupaten Sidoarjo. Tempat berkumpulnya orang banyak. Sudah sepatutnya dilakukan vaksinasi kepada petugas yang ada di lingkungan ini," katanya di sela peninjauan simulasi deteksi virus corona dengan menggunakan metode GeNose C-19 di Terminal I Bandara Internasional Juanda.
 
Ia mengatakan, pemberian vaksin itu akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan petugas yang ada di lapangan.
 
"Mungkin sehari bisa 200 terus berlanjut sampai dengan selesai," katanya.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 untuk DTW di Buleleng dimulai dari Pemuteran
 
Ia mengatakan, jangan sampai Bandara Internasional Juanda ini kecolongan adanya penumpang menggunakan jasa angkutan udara itu positif COVID-19.
 
"Kami juga menyiapkan ruang isolasi bagi tenaga kerja migran yang baru pulang dari luar negeri jika mereka positif terpapar COVID-19," katanya.

Baca juga: 6.389.837 jiwa telah menjalani vaksinasi dosis pertama
 
Hal itu, kata dia, bukan tidak mungkin bisa terjadi karena sebentar lagi bulan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri yang potensi pergerakan masyarakat diprediksi cenderung meningkat.
 
"Kami juga masih menunggu instruksi dari pusat terkait dengan pelaksanaan mudik lebaran tahun ini," katanya.
 
Sebelumnya, sebanyak 150 orang petugas yang bekerja di lingkungan Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo mengikuti simulasi penggunaan alat deteksi COVID-19 dengan metode GeNose C-19.
 
Direktur Operasi PT Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose mengatakan, simulasi ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya dilakukan simulasi GeNose C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo pada Kamis (18/3).
 
"Simulasi penggunaan GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda ini merupakan tahap persiapan yang dilakukan operator bandara sebelum GeNose C-19 diterapkan secara terbatas di empat bandara pada 1 April 2021," ujarnya.
Pewarta : Indra Setiawan
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021