"Bus pemulihan" di Korsel manjakan nakes COVID

Arsip - Petugas medis yang memakai alat pelindung diri menikmati salju yang turun di tempat pengujian virus corona (COVID-19) di Seoul, Korsel, Januari 2021. (ANTARA/Yonhap via Reuters)

Namyangju (ANTARA) - Tenaga kesehatan di Korea Selatan yang bertugas di pusat pengujian COVID-19 saat musim panas kini dapat meluangkan waktu sejenak untuk melepas alat pelindung diri mereka dan merasakan sensasi dingin di dalam "bus pemulihan".

Bus milik pemerintah itu dilengkapi dengan AC, air dingin dan cemilan.

"Rasanya seperti berada di igloo dan saya bisa rileks di sini," kata staf medis Jung Tae-du pada Selasa saat beristirahat di sebuah bus di pusat pengujian COVID Kota Namyangju, yang berada di luar ibu kota Seoul.

Dua puluh dua bus biasanya digunakan sebagai tempat rehat para polisi dan petugas pemadam kebakaran dan dikerahkan secara bergilir ke pusat pengujian sementara, kata Kementerian Kesehatan.

"Lingkungan kerja petugas medis di pusat pengujian sama dengan petugas pemadam kebakaran, sehingga kami memutuskan untuk menyediakan bus pemulihan untuk membantu mereka karena situasi virus corona yang berkepanjangan dan gelombang panas menambah kesulitan mereka," kata Shin Yeol-woo, Komisaris Dinas Kebakaran Nasional Korea Selatan kepada Reuters.

Baca juga: Korsel laporkan kasus harian COVID tertinggi di tengah gelombang ke-4

Dinas Kebakaran Nasional mengatakan sejumlah bus dilengkapi dengan bilik mandi dan tempat tidur susun, serta menyediakan mie instan dan kimchi.

Pihak dinas sedang mempertimbangkan penyediaan 82 bus pemadam kebakaran tambahan atas permintaan pemerintah setempat.

Korsel sedang memerangi gelombang infeksi terbesarnya selama pandemi, meski vaksinasi terhadap penduduk yang rentan dan pegawai krusial telah membatasi jumlah kasus COVID-19 yang serius.

Korsel melaporkan 1.202 kasus baru pada Senin, sehingga totalnya menjadi 202.203 kasus, dengan 2.104 kematian.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KDCA) mengatakan Korsel menemukan dua kasus pertama varian COVID-19 Delta Plus.

Sumber: Reuters

Baca juga: Kapal perang jadi klaster COVID-19 terbesar Korsel
Baca juga: Korsel perluas pembatasan pertemuan pribadi di luar Seoul
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Anton Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021