Unggulan kedua Rafael Nadal mengatasi perlawanan keras dari petenis Inggris Cameron Norrie sebelum maju ke babak 16 besar Australian Open dengan kemenangan 7-5, 6-2, 7-5 di lapangan utama Rod Laver Arena, Melbourne, Sabtu.

"Semua pertandingan sulit, apalagi Norrie bermain (melawanku) setelah sebelumnya memenangkan beberapa pertandingan yang sangat bagus," kata Nadal seperti dilansir laman resmi ATP Tour.

Kemenangan ini menjadi catatan karir petenis Spanyol dengan mencapai babak 16 besar di ajang Grand Slam untuk ke-49 kalinya.

"Saya tidak mengubah peluang yang saya miliki di setiap awal set, jadi situasinya menjadi sedikit lebih sulit. Saya memiliki banyak peluang dengan beberapa keunggulan dan break point yang tidak saya konversi. Ketika Anda melawan petenis terbaik di dunia, wajar jika Anda akan sedikit kesulitan," pungkasnya.

Berbeda dengan pertandingan di babak kedua yang riuh penonton, pada pertandingan di babak ketiga hari ini tribun telah kosong karena pemberlakuan lockdown Kota Melbourne selama lima hari karena ditemukan penularan baru virus corona.

Nadal yang berusia 34 tahun akan menghadapi petenis Italia Fabio Fognini di babak keempat.

Fognini membuat sejarah bagi Italia dengan kemenangannya atas De Minaur di babak ketiga. Ia bersama Matteo Berrettini menjadi duo Italia kedua di Open Era yang mencapai babak 16 besar di Melbourne. Ia juga meraih prestasi tersebut bersama Seppi pada 2018.

Pertemuan mereka selanjutnya akan menjadi yang ke-17 kalinya, dengan keunggulan 12-4 bagi Nadal.

"Kami sering bermain dan Fognini mengalahkan saya beberapa kali. Dia datang ke sini setelah mengalami cedera, jadi dia lapar untuk bermain bagus. Kemenangannya atas De Minaur juga sangat mengesankan, saya melihatnya dalam set langsung, tentu besok dia penuh percaya diri. Saya harus siap karena akan jadi pertandingan yang sulit," Nadal menuturkan.

 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2021