Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Kota, Minggu menggelar razia balap liar di enam lokasi yang biasa dijadikan arena balap liar.

Enam lokasi razia tersebut yaitu Bundaran Saronde, Talumolo, Pelabuhan Gorontalo, Andalas dan Perlimaan Telaga serta depan Rumah Adat Dulohupa.

Kepala Bagian Operasi Polres Gorontalo Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sukari menjelaskan kegiatan razia tersebut sebagai tindak lanjut banyaknya aduan masyarakat yang resah akibat maraknya balap liar di Kota Gorontalo.

"Sesuai perintah Kapolda Gorontalo, Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Hengkie Kaluara, kita melakukan penindakan terhadap pelaku balap liar yang meresahkan mayarakat," tegas AKB Sukari.

Dia mengatakan bahwa pelaku balap liar yang terjaring dalam razia tersebut didominasi oleh anak di bawah umur.

"Pada hari ini, kami mengamankan 12 kendaraan roda dua dan 11 pemuda pelaku balapan liar," katanya.

Dalam razia tersebut, Polres Gorontalo Kota menurunkan 94 personel dari sabhara, intel dan Polsek-Polsek.

"Motor milik pelaku balap liar saat ini kami amankan di Polres Gorontalo Kota dan akan dilakukan proses hukum yang sesuai," tegasnya.

Kegiatan razia balap liar tersebut direncakan akan terus digelar selama bulan Ramadhan, agar dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan ibadah puasa.

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2016