Parlemen Jepang dijadwalkan menggelar pemungutan suara pada Rabu depan untuk memilih perdana menteri berikutnya, dengan Sanae Takaichi hampir dipastikan terpilih saat parlemen memulai sesi khusus Diet selama 150 Hari.
Pemungutan suara dijadwalkan ketika pemerintahan Takaichi yang baru berusia beberapa bulan memegang kendali lebih kuat di Dewan Perwakilan Rakyat, setelah Partai Demokrat Liberal yang berkuasa meraih kemenangan telak dalam pemilihan majelis rendah pada 8 Februari.
Dalam pemilihan tersebut, LDP dan mitra koalisi juniornya, Partai Inovasi Jepang, memenangkan 352 kursi, lebih dari dua pertiga dari majelis rendah yang berpengaruh, naik dari mayoritas tipis yang dimiliki koalisi sebelum pemilihan.
Perdana menteri diperkirakan akan membentuk Kabinet keduanya setelah pemungutan suara. Sumber-sumber senior pemerintah mengatakan bahwa Takaichi bermaksud untuk mempertahankan susunan kabinet pertamanya yang dibentuk ketika ia menjadi perdana menteri pada Oktober tahun lalu.
Selain itu, Takaichi telah mengindikasikan bahwa ia bermaksud untuk terus mencari kerja sama dari partai-partai oposisi karena koalisi yang berkuasa tetap menjadi minoritas di Dewan Penasihat yang beranggotakan 248 kursi.
Untuk sesi khusus Diet yang akan berlangsung 150 hari, tahap awal diperkirakan akan berfokus pada pengesahan anggaran awal untuk tahun fiskal 2026, yang diperkirakan akan disahkan pada akhir Maret sebelum dimulainya tahun fiskal pada bulan April, menjelang kemungkinan pemilihan umum mendadak.
Sidang ini diperkirakan akan berlangsung setidaknya hingga 17 Juli, sama lamanya dengan sesi biasa Parlemen, yang dibubarkan pada hari pembukaannya di Januari untuk pemilihan umum.
Jadwal tersebut disampaikan pemerintah secara resmi kepada partai yang berkuasa dan oposisi pada Jumat. Sementara itu, pidato perdana menteri dan tiga menteri senior lainnya akan disampaikan pada 20 Februari.
Sumber: Kyodo
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemilihan PM Jepang digelar Rabu, Takaichi hampir dipastikan menang
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2026