Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) Siti Ma'rifah meminta pemerintah mengambil langkah preventif untuk menghadapi maraknya pengemis musiman yang kerap mengeksploitasi anak menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H.
"Selain melakukan langkah-langkah penertiban, perlu juga ada langkah-langkah preventifnya. Jadi, secara mental bagaimana kita mengajarkan (anak) untuk menjadi orang yang tangannya di atas (memberi)," kata Siti Ma'rifah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Puteri Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin itu menekankan, mentalitas dan prinsip anak harus diajarkan menjadi pemberi, bukan tangan di bawah (peminta) sebagaimana ajaran dalam Islam.
Meski begitu, Siti Ma'rifah menilai semua pihak harus mengambil bagian untuk pengentasan kemiskinan sebagai akar masalah terjadinya pengemis musiman yang kerap mengeksploitasi anak.
"Kalau akar masalahnya ini tidak diselesaikan (akan terulang). Jadi, baik mental maupun akar masalah kemiskinannya itu harus sama-sama dilakukan," tuturnya.
Siti Ma'rifah mengaku prihatin anak kerap dieksploitasi untuk menjadi pengemis musiman. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah memberikan perhatian serius terhadap masalah ini.
"Bukan hanya penertiban, melainkan pembinaan, karena anak-anak ini kan dieksploitasi ya, bukan keinginannya. Nah, itulah yang harus dilakukan pendekatan lintas sektoral," tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memerintahkan di momen Ramadhan ini jajaran Satpol PP bisa menertibkan pengemis hingga manusia gerobak yang ada di ibu kota.
“Karena itu tidak mencerminkan sebagai kota global. Dan Alhamdulillah sekarang ini praktis di jalanan tidak seperti biasanya,” kata Pramono.
Namun demikian, ia meminta seluruh jajaran Polisi Pamong Praja agar menjalankan tugas penegakan peraturan daerah dengan mengedepankan sikap yang tegas namun tetap humanis, profesional dan tanpa diskriminasi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: MUI minta pemerintah ambil langkah preventif hadapi pengemis musiman
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2026