Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Utara, Roni Imran, menjamin pelaksanaan pasar murah yang akan digelar di 11 titik mulai Sabtu (28/6), akan bebas dari atribut kampanye pilpres.
Meski telah menyatakan dukungannya siap memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, namun ia tegas mengatakan tidak akan memanfaatkan fasilitas negara ataupun menyalahgunakan jabatannya.
"Saya menjamin dan siap diproses hukum jika terbukti menyertakan atribut kampanye pada operasi pasar murah yang dilaksanakan bekerja sama organisasi tim penggerak PKK," ujar Wabup, Jumat, yang juga menjabat pimpinan Partai Amanat Nasional (PAN) di kabupaten ini.
Ia bahkan mengaku terus mengingatkan aparaturnya, khususnya instansi teknis terkait yang akan menggelar pasar murah agar berhati-hati melaksanakan program yang sudah dirutinkan pemerintah daerah setiap jelang ramadhan dan hari raya tersebut.
Pemerintah daerah juga akan menyurati pihak Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) kabupaten, agar pelaksanaan pasar murah ikut diawasi.
Apalagi penggunaan kupon bekerja sama dengan pemerintah desa, akan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya dengan tujuan seluruh masyarakat bisa terlayani dengan tertib.
"Biasanya pasar murah dibanjiri warga yang membutuhkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tak heran pihak panitia sengaja menyalurkan kupon agar pelaksanaannya bisa dinikmati seluruh masyarakat," ujarnya.
Ia berharap, pasar murah yang akan digelar sebelum ramadhan dan hari raya Idul Fitri ini, terlaksana dengan baik sesuai harapan masyarakat dan tidak melibatkan partai politik maupun memasang atribut kampanye capres-cawapres dalam bentuk apapun.
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2014
Meski telah menyatakan dukungannya siap memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, namun ia tegas mengatakan tidak akan memanfaatkan fasilitas negara ataupun menyalahgunakan jabatannya.
"Saya menjamin dan siap diproses hukum jika terbukti menyertakan atribut kampanye pada operasi pasar murah yang dilaksanakan bekerja sama organisasi tim penggerak PKK," ujar Wabup, Jumat, yang juga menjabat pimpinan Partai Amanat Nasional (PAN) di kabupaten ini.
Ia bahkan mengaku terus mengingatkan aparaturnya, khususnya instansi teknis terkait yang akan menggelar pasar murah agar berhati-hati melaksanakan program yang sudah dirutinkan pemerintah daerah setiap jelang ramadhan dan hari raya tersebut.
Pemerintah daerah juga akan menyurati pihak Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) kabupaten, agar pelaksanaan pasar murah ikut diawasi.
Apalagi penggunaan kupon bekerja sama dengan pemerintah desa, akan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya dengan tujuan seluruh masyarakat bisa terlayani dengan tertib.
"Biasanya pasar murah dibanjiri warga yang membutuhkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tak heran pihak panitia sengaja menyalurkan kupon agar pelaksanaannya bisa dinikmati seluruh masyarakat," ujarnya.
Ia berharap, pasar murah yang akan digelar sebelum ramadhan dan hari raya Idul Fitri ini, terlaksana dengan baik sesuai harapan masyarakat dan tidak melibatkan partai politik maupun memasang atribut kampanye capres-cawapres dalam bentuk apapun.
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2014