Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mengatakan aktivitas di gedung MPR/DPR/DPD RI tidak terganggu dengan munculnya kepulan asap di Gedung Nusantara III DPR RI.

"Jadi saya lihat di DPD RI tidak terganggu, di Nusantara IV juga tidak terganggu, dan di Nusantara I juga tidak terganggu," kata Arsul sewaktu ditemui wartawan di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Senin.

Ia menambahkan bahwa sewaktu kepulan asap baru muncul, dirinya masih memimpin rapat Forum Aspirasi Rakyat Papua dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD beserta jajaran kementerian dan lembaga di bawah Kemenko Polhukam terkait dengan persoalan Papua di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen RI.

Rapat tersebut seyogianya dipimpin oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, namun Arsul menggantikan Bamsoet karena melihat Bamsoet pamit sewaktu rapat masih berlangsung.

Arsul juga tidak mengetahui kejadian Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) terjebak kepulan asap di Lantai 9 Gedung Nusantara III DPR RI, Senin.

"Saya tidak tahu, tadi kan saya menggantikan pak Bamsoet yang memimpin. Nah pak Bamsoet kan keluar, nah ketika naik lift barangkali bisa saja terjebak karena itu (waktunya) pas," kata Arsul ketika ditemui di Kompleks Parlemen RI Senayan, Jakarta, Senin.

Arsul menambahkan dirinya kemudian melanjutkan rapat koordinasi dengan Forum Aspirasi Rakyat Papua dan Kemenko Polhukam itu kendati sudah menerima informasi ada asap yang mengepul di Gedung Nusantara III DPR RI.

"Karena di Nusantara IV aman-aman saja, makanya saya tidak memberitahukan karena nanti rapatnya jadi kacau," kata Arsul.

Sebelumnya, Pimpinan MPR RI menggelar rapat tertutup dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) untuk membahas penanganan konflik di Papua.

Menurut Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo sebelum rapat berlangsung, bahwa pihaknya ingin mendapat laporan terkait keamanan politik dan sosial mengingat persoalan keamanan Papua terus menjadi pekerjaan rumah di setiap masa pemerintahan siapa pun nantinya.

Oleh karena itu, ia berharap, penyelesaian secara kolektif dapat diusulkan secara lebih konkret dalam rapat tersebut.

"Kami ingin ada jalan keluar secara permanen untuk Papua yang berkeadilan," tutur dia.

Selain soal masalah Papua, Bamsoet menjelaskan, pimpinan parlemen pun juga membahas persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Bumi Cenderawasih tersebut.
 

Pewarta: Abdu Faisal

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2020