Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Gorontalo Anang S Otoluwa mengatakan berbagai persoalan kesehatan bisa disampaikan melalui pos pelayanan terpadu (posyandu).

"Posyandu 6 SPM ini saya harapkan dapat dilaksanakan secara rutin. Sebab ini menjadi tempat menyalurkan aspirasi dan masalah kesehatan dan lainnya yang dihadapi," kata Anang usai mengunjungi pelaksanaan Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) di Desa Bongopini, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis.

Ia mengatakan pelaksanaan layanan posyandu tersebut sudah sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Tujuannya, kata dia, agar semua masalah kesehatan yang sudah disampaikan dapat dicarikan solusi dan ditindaklanjuti oleh pemerintah desa.

Anang juga mengucapkan terima kasih kepada ketua tim pembina posyandu bersama seluruh pengurus yang sudah melaksanakan kegiatan layanan Posyandu 6 SPM secara maksimal, termasuk puskesmas dan kader kesehatan yang telah melaksanakan layanan posyandu bidang kesehatan.

"Selanjutnya saya mendorong desa lainnya yang belum melaksanakan layanan posyandu terintegrasi untuk segera menerapkan di wilayahnya masing-masing," kata Anang.

Ketua Tim Pembina Posyandu Bone Bolango Ruwaida Ismet Mile mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo yang telah meluangkan waktu berkunjung ke posyandu.

"Dari 18 kecamatan, sudah 17 kecamatan yang saya aktifkan selaku tim pembina posyandu. Insya Allah Kecamatan Pinogu dalam waktu atau secepatnya," kata Ruwaida.

Posyandu Plus 6 SPM merupakan inovasi dalam sistem pelayanan posyandu yang memperluas cakupan ke enam bidang SPM, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

Pewarta: Susanti Sako

Editor : Debby H. Mano


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2025