Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Perusahaan Umum (Perum) Bulog siap menjalankan program dari pemerintah terkait kebijakan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sebagai pengganti program beras sejahtera (rastra).

Direktur Pengembangan Bisnis Perum Bulog, Imam Subowo saat berkunjung ke Gorontalo, Selasa, mengatakan, yang saat ini disiapkan adalah proses pengemasan.

"Jika rastra menggunakan kemasan 15 kg, untuk BPNT menggunakan kemasan 5 kg dan kita harus menyesuaikan itu," kata Imam.

Menurutnya, BPNT pada awalnya hanya dua produk saja yang diberikan, yaitu beras dan gula, tapi pada periode April 2017 akan ditambah lagi.

"Pemerintah telah memintakan ke Bulog untuk menyiapkan telur dan produk lainnya, dan pada intinya Bulog siap menjalan program BPNT di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Untuk saat ini, Provinsi Gorontalo masih belum menjalankan program BPNT, namun Bulog Subdivre Gorontalo siap jika harus menjalankan program tersebut.

Imam juga menjelaskan terkait pendistribusian komoditi dari Bulog ke masyarakat melalui Rumah Pangan Kita (RPK) milik instansi itu.

"Saat ini kami memiliki kurang lebih 12.500 RPK se Indonesia, bahkan dengan adanya BPNT jumlah RPK berlipat menjadi 25.000 unit," ungkap Imam.

Dengan RPK itu kata Imam, dapat menjual produk premium seperti "beras Kita", "gula Kita" dan "minyak goreng Kita" yang merupakan produk Bulog dengan harga yang lebih murah dan baik.

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2017