Oppo resmi menghadirkan arloji pintar (smartwatch) terbarunya, Oppo Watch S, di Indonesia dengan mengusung desain stainless steel ultra ramping, fitur kebugaran lengkap, serta pemantauan kesehatan berbasis sensor kelas flagship.
Dilansir dari siaran pers di Jakarta pada Selasa, perangkat ini hadir dengan bodi stainless steel setebal hanya 8,9 mm dan berat 35 gram yang dirancang untuk memberikan kenyamanan saat dipakai seharian, baik untuk aktivitas olahraga maupun penggunaan harian.
Oppo menyediakan dua pilihan strap, yakni nylon woven pada varian Silver Gleam yang ringan, breathable, dan anti bakteri. Kemudian ada strap fluoroelastomer hitam pada varian Phantom Black yang ergonomis mengikuti lekuk pergelangan tangan.
Oppo Watch S dibekali layar AMOLED 1,46 inci dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3000 nits. Layar tersebut memiliki rasio layar ke bodi 75 persen serta bezel tipis 2,8 mm yang menghadirkan visibilitas optimal bahkan di bawah sinar matahari terang.
Pengguna juga dapat melakukan personalisasi melalui lebih dari 350 pilihan watch face dan berbagai widget yang bisa disesuaikan.
Untuk kebutuhan kebugaran, jam tangan pintar ini mendukung lebih dari 100 mode olahraga, termasuk pelacakan lanjutan untuk 12 olahraga populer seperti lari, badminton, tenis, dan renang.
Khusus pelari, Oppo Watch S dilengkapi dual-band GPS guna memastikan posisi akurat, serta mampu merekam metrik profesional seperti ground contact time (GCT), vertical oscillation, dan lactate threshold heart rate (LTHR).
Fitur Heart Rate Broadcast memungkinkan data detak jantung disinkronkan secara real-time ke perangkat eksternal seperti treadmill dan sepeda statis, sehingga pengguna dapat memantau performa tanpa harus terus melihat layar jam.
Pada fitur kesehatan, Oppo Watch S membawa sensor detak jantung 8-channel, sensor oksigen darah 16-channel, sensor suhu pergelangan tangan, serta sensor elektroda untuk mendukung fitur elektrokardiogram (ECG).
Salah satu fitur unggulannya adalah 60s Wellness Overview yang merangkum sepuluh indikator kesehatan dalam satu kali pengukuran selama satu menit, termasuk ECG, detak jantung, kadar oksigen darah, skor tidur, serta tingkat stres fisik dan mental.
Fitur ECG pada perangkat ini mampu membantu mendeteksi sinus rhythm, atrial fibrillation, serta detak jantung abnormal, sehingga dapat menjadi data pendukung saat berkonsultasi dengan tenaga medis.
Sementara itu, Sleep Health Analysis memantau kualitas tidur, termasuk detak jantung saat tidur, laju pernapasan, fase deep sleep, hingga tidur singkat.
Dari sisi konektivitas, Oppo Watch S kompatibel dengan Android dan iOS serta mendukung koneksi ke dua ponsel sekaligus. Pengguna dapat menerima panggilan dan notifikasi dari kedua perangkat, menyinkronkan kontak, hingga mengontrol kamera ponsel dari jarak jauh melalui jam.
Meski tipis, jam ini dibekali baterai 330mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 10 hari pemakaian. Pengisian cepat 10 menit disebut cukup untuk penggunaan satu hari.
Perangkat juga dilindungi kaca lengkung 2.5D, bodi stainless steel tahan korosi, serta memiliki sertifikasi IP68 dan 5ATM untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Oppo Watch S telah tersedia di Indonesia dengan harga Rp2.999.000 untuk varian Black dan Rp3.099.000 untuk varian Silver. Oppo juga menawarkan paket bundling spesial OPPO Techlife Watch Strap seharga Rp99.000.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Oppo Watch S hadirkan fitur pemantau kebugaran dan kesehatan
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2026