Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyosialisasikan penggunaan buku teks utama digital interaktif guna memperkaya strategi guru dalam proses kegiatan belajar mengajar di ruang kelas.
Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan kehadiran buku tersebut juga untuk menerapkan pembelajaran yang berdiferensiasi, menyesuaikan pendekatan dengan kebutuhan dan konteks peserta didik, serta mendorong partisipasi aktif dan kemandirian belajar murid.
“Jadi seperti yang pernah disampaikan oleh Mendikdasmen Bapak Abdul Mu'ti, peran guru dan pendidik yang tidak bisa tergantikan oleh teknologi. Kehadiran guru tetap menjadi sentra dalam proses pendidikan, karena pendidikan bukan hanya mentransfer ilmu, namun juga membentuk karakter. Guru tetap menjadi aktor utama dalam pembelajaran,” kata Dirjen Nunuk dalam webinar bertajuk "Sosialisasi Penggunaan Buku Teks Utama Digital Interaktif" di Jakarta pada Jumat.
Karena itu pihaknya kembali menegaskan terkait kehadiran digitalisasi yang sudah seharusnya, bukan menjadi tujuan akhir, melainkan sarana untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, inklusif, dan berpusat pada mutu.
Lebih lanjut ia mengatakan kehadiran buku tersebut menjadi alat bantu pedagogis yang memberi kemudahan, sekaligus fleksibilitas bagi guru untuk merancang pembelajaran yang relevan dan menarik.
Buku tersebut, kata Nunuk, disusun selaras dengan capaian pembelajaran yang kemudian dikembangkan lebih lanjut sehingga tidak hanya menyajikan materi dalam bentuk teks, namun juga menghadirkan konten-konten interaktif yang dapat membantu guru maupun murid dalam proses belajar mengajar.
Karena itu pihaknya berharap para guru dan pendidik dapat memiliki pemahaman yang utuh mengenai penggunaan Buku Teks Utama Digital Interaktif.
“Saya berharap bapak dan ibu dapat mengikuti kegiatan ini secara aktif dan tidak ragu untuk mencoba serta mengeksplorasi fitur-fitur yang tersedia. Semoga Buku Teks Utama Digital Interaktif ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan bijak sehingga benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan capaian belajar peserta didik,” ujar Nunuk.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen sosialisasikan buku teks digital interaktif ke guru
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2026