Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengakui untuk memasarkan hasil produksi udang vaname tidaklah sulit, sebab pembelinya langsung mendatangi dan mencari penambak udang hingga ke dusun-dusun di Kecamatan Duhiadaan, Kabupaten Pohuwato.

"Saat ini untuk ekspor udang vaname masih sangat terbuka baik langsung ke Eropa maupun wilayah Asia seperti Cina dan Jepang," kata Rusli saat menyerahkan sejumlah bantuan kepada petani udang Vaname, Jumat.

Pemerintah Provinsi telah menyerahkan bantuan di antaranya sarana produksi budidaya payau, yaitu rehabilitasi saluran tambak di Desa Molamahu Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato sepanjang 682 Meter, dengan nilai Rp119,3 juta.

Selain itu juga ada bantuan sarana produksi budidaya untuk dua kelompok petani yaitu, Cahaya Bandeng dan Sinar Vaname, diantaranya benur sebanyak 2,4 juta ekor, pupuk, saponin dan obat-obatan senilai Rp175.590.000.

"Dan juga ada bantuan untuk sarana produksi pengembangan kawasan vaname kepada kelompok tani Nurul Hidayah, diantara benur sebanyak 780.000 ekor, kincir, pompa , pupuk, pakan udang, saponin dan obat-obatan senilai Rp237,5 juta," ujarnya.

Gubernur berharap agar bantuan ini, dapat digunakan dengan sebaiknya dan semaksimal mungkin demi penambahan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Menurutnya ini dimaksud karena belum tentu tahun depan petani yang ada di sini akan mendapatkan bantuan yang sama, karena bantuan dari pemerintah masih akan digulirkan kepada petani lainya yang juga membutuhkan rangsangan bantuan program dari pemerintah.

"Khusus untuk pengembangan udang Vaname sangat prospektif sekali, pemeliharaannya mudah, harganya mahal, dan tidak terlalu lama untuk panen,"ungkapnya.

Ia menambahkan, produksi Vaname ini akan terus dikembangkan di lahan petani tambak, selama ini sesuai untuk peruntukan. Akan tetapi kepada petani tambak karena begitu banyak bantuan dari pemerintah provinsi, jangan
kemudian merusak lahan mangrove, karena pasti akan berurusan dengan hukum.

Pewarta: Farid

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2017