Jakarta (ANTARA GORONTALO) - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengharapkan pemusatan pelatihan nasional cabang olahraga itu jelang Asian Games dapat kembali ke kawasan olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, menyusul lokasi pelatihan PASI yang terbagi dalam beberapa tempat di Jakarta dan Jawa Barat.

"Kami ingin mengumpulkan bukan hanya atlet-atlet senior, melainkan juga atlet junior, remaja, bahkan pra-remaja. Kami ingin memberikan pelatihan secara berjenjang," kata Ketua Umum PB PASI Mohammad Hasan di sela-sela Kejuaraan Nasional Atletik 2017 di Stadion Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat.

PB PASI, lanjut pria yang akrab disapa Bob Hasan itu, tidak menargetkan medali dalam Asian Games 2018 meskipun akan berusaha menciptakan sejumlah kejutan prestasi sebagaimana medali emas Maria Londa pada Asian Games 2014 di Korea Selatan.

"Kami sudah punya atlet yang mampu melompat sejauh delapan meter sesuai dengan standard Asia. Kami juga berharap prestasi pada nomor estafet," kata mantan Menteri Perdagangan dan Perindustrian itu.

Sekretaris Jenderal PB PASI Tigor Tanjung mengatakan pengurus induk cabang olahraga itu telah menyampaikan harapan untuk kembali menempati Stadion Madya Senayan, Jakarta sebagai lokasi pelatnas atletik kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan pengelola Gelora Bung Karno Jakarta.

"Setidaknya kami masih dapat memakai stadion di Senayan. Itu sudah menjadi berkah bagi kami. Soal penginapan atlet, kami akan mencari lokasi yang sesuai bagi para atlet di sekitar Senayan," kata Tigor.

PB PASI akan menambah daftar atlet yang masuk dalam program pelatnas jelang Asian Games selain delapan atlet atletik yang memiliki surat keputusan pelatnas dari pemerintah.

"Atlet-atlet yang telah mendapatkan surat keputusan pelatnas dari pemerintah itu sejak September setelah SEA Games 2017 dan berlaku hingga akhir Desember 2017. Kami tengah menyusun proposal terkait program pelatihan dan jumlah atlet untuk mengikuti Asian Games," kata Tigor.

Lokasi pelatnas atlet-atlet cabang atletik terpisah setelah Stadion Madya direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat demi persiapan Asian Games.

Pelatnas atletik itu berada di Stadion Rawamangun Jakarta Timur, di Stadion Pakansari Cibinong Bogor, di Pangalengan Bandung, Jawa Barat, dan lokasi khusus seperti Maria Londa di Bali.

Pewarta:

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2017