Gorontalo,  (Antaranews Gorontalo) - Sejumlah warga memanfaatkan dan mengolah sampah kardus bekas hingga dikirim ke luar daerah melalui tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R di Kelurahan Moodu, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Lurah Moodu, Rasjid Male, Senin, mengatakan sampah non-organik kardus itu diperoleh dari masyarakat maupun pengepul kardus bekas.

"Alhamdulillah TPS disini lebih mengutamakan pemberdayaan masyarakat karena untuk memberikan kesadaran dan kepedulian agar lebih cinta pada lingkungan bersih dan sehat," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa tujuan dari hal itu juga untuk pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan ekonomi, karena sebelumnya sampah dianggap kotor dan menjijikkan.

"Saat ini sudah banyak warga yang mengumpulkan sampah dan dibawa ke TPS ini dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian keluarga dengan menjual sampah kardus," ucapnya.

Rasjid menjelaskan, untuk harga beli kardus yang dijual oleh warga ke TPS itu bervariasi mulai dari Rp1.500 hingga Rp2.000/kg.

"Kita di TPS ini juga mempertahankan harga agar tetap bisa bersaing, karena warga itu mencari dimana tempat yang harga jualnya lebih tinggi. Dan kita selalu memperhatikan harga agar banyak pemasok yang memasukan barang kesini," kata dia.

Dalam satu hari, Rasjid mengaku sampah yang masuk bisa mencapai enam ton. Dan bukan hanya sampah dari daerah Moodu saja, tapi dari berbagai wilayah di Gorontalo.

"TPS ini juga telah bekerjasama dengan TPS yang ada di Kota Gorontalo dan luar kota. Selain itu hasil dari sampah kardus yang telah di kemas di kirim ke Surabaya," pungkasnya.
 

Pewarta: Adiwinata Solihin

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2018