Akses jalan menuju Kecamatan Pinogu yang berada di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) kini semakin mudah dilalui dengan dibangunnya jalan rabat beton disejumlah titik.
Pantauan ANTARA di Gorontalo, dimulai dari Tulabolo jalan rabat beton yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan TNI memangkas waktu tempuh dan tingkat kesulitan karena berkurangnya jalan berlumpur yang harus dilalui pengendara motor.
Bupati Bone Bolango Hamim Pou di Gorontalo, Minggu, mengatakan saat ini jalan yang rusak sudah semakin berkurang walaupun masih ada medan yang cukup berat untuk dilalui.
"Saya perkirakan masih ada sekitar 5-6 kilometer jalan yang masih rusak parah. Oleh karena itu kami akan bekerja sama dengan Korem 133/Nani Wartabone untuk membangun jalan tersebut," ujarnya.
Ia mengaku jika tujuh bulan sebelumnya saat datang ke Pinogu, memerlukan waktu 3,5 jam dengan mengendarai motor, dan saat ini hanya memerlukan waktu 2,5 jam saja.
"Jika jalan yang masih rusak kita bereskan bersama TNI, maka diperkirakan tahun depan untuk ke Pinogu hanya membutuhkan waktu 1,5 jam," ungkapnya.
Dengan lebih cepat waktu tempuh dan kemudahan dalam berkendara dari dan menuju Pinogu, maka menurut Hamim produk-produk yang dihasilkan oleh warga dapat segera didistribusikan ke pasar dan biaya transportasi semakin murah.
"Saat ini ongkos transportasi dari dan menuju Pinogu membutuhkan biaya hingga Rp500 ribu karena jalan yang rusak, setelah jalannya bagus maka bisa turun," kata dia, lagi.
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2019
Pantauan ANTARA di Gorontalo, dimulai dari Tulabolo jalan rabat beton yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan TNI memangkas waktu tempuh dan tingkat kesulitan karena berkurangnya jalan berlumpur yang harus dilalui pengendara motor.
Bupati Bone Bolango Hamim Pou di Gorontalo, Minggu, mengatakan saat ini jalan yang rusak sudah semakin berkurang walaupun masih ada medan yang cukup berat untuk dilalui.
"Saya perkirakan masih ada sekitar 5-6 kilometer jalan yang masih rusak parah. Oleh karena itu kami akan bekerja sama dengan Korem 133/Nani Wartabone untuk membangun jalan tersebut," ujarnya.
Ia mengaku jika tujuh bulan sebelumnya saat datang ke Pinogu, memerlukan waktu 3,5 jam dengan mengendarai motor, dan saat ini hanya memerlukan waktu 2,5 jam saja.
"Jika jalan yang masih rusak kita bereskan bersama TNI, maka diperkirakan tahun depan untuk ke Pinogu hanya membutuhkan waktu 1,5 jam," ungkapnya.
Dengan lebih cepat waktu tempuh dan kemudahan dalam berkendara dari dan menuju Pinogu, maka menurut Hamim produk-produk yang dihasilkan oleh warga dapat segera didistribusikan ke pasar dan biaya transportasi semakin murah.
"Saat ini ongkos transportasi dari dan menuju Pinogu membutuhkan biaya hingga Rp500 ribu karena jalan yang rusak, setelah jalannya bagus maka bisa turun," kata dia, lagi.
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2019