Komunitas 'Nongkrong Bareng Arsitek' (NBA) Gorontalo melaksanakan diskusi untuk menanamkan pemahaman tentang filosofi arsitektur lokal kepada para arsitektur muda.

Pendiri NBA, Angga, mengatakan bahwa pada kegiatan tersebut mereka membahas tentang 'Arsitektur Nusantara' khususnya arsitektur lokal Gorontalo yaitu rumah adat Gorontalo.

"Hal ini dibahas mengingat kita sebagai arsitek atau calon arsitek harusnya mampu dan paham betul kearifan lokal arsitektur setempat," jelasnya.

Menurutnya, wajib bagi para arsitek terlebih yang lahir di Gorontalo untuk memahami filosofi-filosofi yang ada di rumah adat Gorontalo.

"Maka dari itu kami membahas rumah adat Gorontalo guna memberikan informasi atau sebagai bentuk penyegaran kembali tentang filosofi yang ada pada rumah adat Gorontalo kepada arsitek atau calon arsitek yang berkarya di Gorontalo," ungkapnya.

Selain itu, karena hal yang dibahas adalah perihal budaya menyebabkan peserta yang hadir pun tidak hanya dari kalangan arsitek saja, tapi ada juga masyarakat umum.

"Ada beberapa hal yang kita bahas dari filosofi rumah adat Gorontalo mulai dari ruang, fasade atau bentuk fisik bangunan, hingga ornamen-ornamen lainnya yang terdapat pada rumah adat Gorontalo tersebut," tambahnya.

Pewarta: Dian Bawenti

Editor : Hence Paat


COPYRIGHT © ANTARA News Gorontalo 2019